Senin, 28 September 2009

Seorang manajer adalah pemimpin dari suatu sistem manajemen yang harus mempunyai kemampuan untuk mengendalikan sistem. Seseorang akan mampu mengendalikan sistem bila yang bersangkutan mampu mengendalikan diri sendiri. Dengan demikian salah satu persyaratan seorang manajer adalah kemampuan mengendalikan diri. Diskusikan apa yang menjadi modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri.

138 komentar:

  1. Menurut saya, pengendalian diri merupakan kebiasaan diri dalam menyikapi suatu masalah yang kadang sangat sulit untuk dilakukan, kita harus melawan emosi, ego dan sifat buruk lain yang menyelimuti diri kita. Dan salah satu modal utamanya, kita harus bersikap lebih sabar, hadapi semua masalah dengan bijaksana, tidak cepat marah, dan yakinlah bahwa semua masalah akan ada solusinya.

    BalasHapus
  2. Yolanda.
    menurut saya untuk dapat mengendalikan diri sendiri kita harus terlebih dahulu mengenal diri kita agar kita mengetahui kekurangan dan kelebihan pribadi kita sehingga kita dapat mengetahui bagaimana cara kita untuk mengendalikan diri kita sendiri. selain itu, kita harus senantiasa berdoa minta kepada Tuhan agar kita diberikan hikmat untuk dapat mengendalikan diri dan dapat menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak diingikan. terimakasih.

    BalasHapus
  3. Menurut saya modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah:
    1. Keyakinan kita kepada Allah SWT, karena di dalam ajaran agama kita diajarkan untuk dapat senantiasa mampu mengendalikan hawa nafsu, yang tujuan akhirnya adalah agar kita dapat memiliki kontrol diri
    2. Bercermin atau mawas diri karena kita harus membenahi diri sendiri sebelum dapat membenahi orang lain
    3. Disiplin untuk selalu dapat memenuhi janji-janji pribadi, karena apabila kita berkomitmen untuk menjalankan janji-janji pribadi yang telah kita buat maka Insya Allah kita dapat sukses mengendalikan diri, orang lain, dan sistem...

    BalasHapus
  4. Kalau menurut saya, agar seseorang mampu melakukan pengendalian diri yaitu dengan sabar dan bersikap positif terhadap diri sendiri, orang lain dan situasi di luar dirinya.

    Dengan kesabaran seorang akan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan, konsisten menjalankan ketaatan dan bertanggung jawab sehingga emosi yang terkendali membuat seseorang dapat berpikir lebih jernih dalam menghadapi berbagai masalah dan akan bisa mengendalikan dirinya.

    Mengendalikan diri sendiri adalah hal tersulit, karena lawan yang dihadapi adalah diri sendiri. Apakah kita akan mampu mengalahkan semua ego dan sifat buruk yang kita miliki atau justru terbawa arus yang akhirnya akan menghancurkan semua sikap positif yang telah di bangun dalam diri kita. Setelah dapat mengendalikan dirinya sendiri dengan baik, maka tanamkan dalam pikiran atau aktivitas kita hal-hal yang positif. Saat kita berhasil memaksa diri memikirkan hanya hal-hal yang positif maka pikiran kita juga berubah kearah yang lebih baik.

    Dengan selalu sabar dan berpikir posirif mudah-mudahan bisa menjadi seseorang yang mampu melakukan pengendalian diri.

    BalasHapus
  5. menurut saya, modal seseorang agar dapat mengendalikan diri adalah :
    1. mengenal diri sendiri terlebih dahulu, kita harus mencoba untuk mengenal kekuatan dan kelemahan kita, hal-hal apa saja yg ada dalam diri kita yg dapat menghambat untuk dapat mengendalikan diri, setelah itu coba atasi permasalahan tersebut

    2. mengenal lingkungan disekitar kita dan segala aspek yg terdapat di dalamnya. cari tau hal-hal apa saja yg dapat memotivasi dan menghambat kita dalam mengendalikan diri, setelah itu cari solusinya dan atasi

    3. meningkatkan kepercayaan diri, yakin bahwa kita mampu untuk mengendalikan diri

    4. meningkatkan motivasi, sebisa mungkin usahakan agar sumber motivasi itu berasal dari diri sendiri bukan dari luar yg sifatnya tidak permanen, misalnya :pacar, karena jika sumber motivasi itu tidak ada, maka motivasi kita akan hilang juga

    5. lakukan teori di atas, karena yg terpenting adalah prakteknya bukan hanya memahami teorinya saja. karena jika kita tidak mulai mengendalikan diri dari sekarang maka selamanya kita tidak akan bisa menjadi seorang manager atau orang yg sukses

    BalasHapus
  6. Menurut saya,
    pengendalian diri adalah menempatkan diri dalam berbagai situasi sesuai dengan proporsinya. Ada saat dimana kita harus bersabar, bertahan, tegas, mengalah bahkan menyerang.
    Acuan pengendalian diri adalah seluruh norma baik yang tertulis dan tidak tertulis.
    Ini berarti dengan mematuhi norma kita telah mengendalikan diri.
    Modal kita untuk dapat mematuhi norma adalah
    1. KEYAKINAN akan pentingnya norma, bahwa dengan mentaatinya bisa "menyelamatakan hidup"
    2. KOMITMEN yang kuat untuk terus berada pada koridor kaidah yang berlaku.
    3. DISIPLIN dalam menjalankan di setiap aspek kehidupan sehingga menjadi suatu kebiasaan dan kebutuhan.

    Sebagai contoh, pengendalian diri umat muslim dalam menjalankan shalat lima waktu,
    1. keyakinan bahwa dengan menjalankan shalat akan mendapat pahala dan terhindar dari perbuatan keji dan munkar.
    2. komitmen untuk menjalankan salat sesuai tata tertib syahnya.
    3. disiplin untuk terus menjalankan shalat sehingga menjadi suatu kebiasaan dan kebutuhan.

    BalasHapus
  7. Pada dasarnya manajemen diri merupakan pengendalian diri terhadap pikiran, ucapan, dan perbuatan yang dilakukan, sehingga mendorong pada penghindaran diri terhadap hal-hal yang tidak baik dan peningkatan perbuatan yang baik dan benar.
    Saya pikir, pengendalian diri dimaksudkan supaya perilaku kita itu produktif, kreatif, ekpresif. Supaya kita tidak rapuh. Supaya kita tidak merusak.Dengan membiasakan untuk mengendalikan diri, kita akan terbiasa untuk kerja keras, disiplin diri, dedikasi, profesionalisme, dan integritas diri yang diperlukan untuk mencapai sebuah kesuksesan.
    Adapun hal yang dianggap sebagai modal utama dalam pengendalian diri menurut saya diantaranya, yaitu :
    1. Ketaatan kita terhadap Allah SWT, karena dengan selalu mengingat-Nya kita akan merasa ada yang selalu mengawasi kita apapun yang kita lakukan, sehingga kita akan tersdar untuk selalu mengendalikan diri.
    2. Disiplin untuk selalu melakukan hal-hal yang baik serta tidak merugikan bagi diri sendiri dan orang lain.
    3. Ada keinginan yang kuat dalam diri kita untuk meraih apa yang kita cita-citakan. Semua itu harus diawali dengan niat yang baik, usaha yang baik dan maksimal serta do'a terbaik yang selalu dipanjatkan.
    Sehingga dengan semua itu diharapkan kita dapat mengendalikan sistem yang ada dalam diri kita dan sistem dalam pekerjaan yang kita jalani/pimpin.
    "Dengan terbiasa untuk mengendalikan diri, kita ibarat seseorang yang terbiasa mengendarai kendaraan.
    Hanya perlu memikirkan hendak pergi ke mana, bukan sibuk memikirkan bagaimana cara mengendarai kendaraan yang kita naiki."

    BalasHapus
  8. menurut saya,
    seorang manager adalah orang yang mempunyai tanggung jawab keseluruhan di bidang tertentu. dia adalah orang yang mampu memanage segala aspek dari aspek waktu hingga pekerjaan..
    orang yang memegegang peranan penting ini dituntut untuk bekerja lebih tahu, lebih disiplin, lebih kerja keras, lebih profesional dibandingkan karwayannya dan orang yang mampu memutuskan segala hal. sukses atau gagalnya perusahaan itu tergantung dari pengendalian diri dari seorang manager tersebut dalam usahanya. Modal dari pengendalian diri tersebut adalah berawal dari kebiasaan... kebiasaan kita untuk mengendalikan diri karena kita harus terbiasa untuk melawan diri kita sendiri dan ini merupakan lawan yang paling sulit karena musuh kita adalah diri kita sendiri. dengan kebiasaan akan menciptakan refleks pada saat-saat yang menentukan secara tiba-tiba. persoalan akan tiba-tiba datang satu kali, kemudian pergi. maka selesai dengan kata kita sukses atau gagal. kegagalan yang datang dan disesali tidak ada gunanya.yang lebih penting adalah apa yang belum dan akan terjadi. itulah dimana fungsi membiasakan untuk menciptakan refleks diperlukan.
    refleks tersebut dapat berupa hawa nafsu, prinsip atau idealis, dan spiritual seseorang..
    ketiga aspek tersebut erat kaitannya terhadap kehidupan apalagi jika seseorang tersebut memiliki peranan penting dalam perusahaan. kita harus lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar selalu di jalan yang lurus, dan dijauhkan dari perbuatan-perbuatan yang merugikan bagi diri sendiri dan orang banyak.

    BalasHapus
  9. Menurut saya, modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah :
    1. Disiplin yaitu kepatuhan untuk menghormati dan melaksanakan suatu sistem yang mengharuskan orang untuk tunduk kepada keputusan, perintah dan peraturan yang berlaku, sehingga dengan disiplin akan tumbuh sikap yang teguh dalam memegang prinsip, tekun dalam usaha, pantang mundur dalam kebenaran, rela berkorban untuk kepentingan agama dan jauh dari sifat putus asa.
    2. Sadar diri yaitu kesadaran akan potensi dan posisi dirinya dalam organisasi dan dalam menjalankan pekerjaan selalu berpijak pada posisi yang ditempatinya.
    3. Memiliki keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada solusinya.

    BalasHapus
  10. wayan krisnayanti: menurut saya, modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah dengan berusaha memperkkuat iman dan taqwa, sehingga dengan kekkuatan iman dan taqwa akan membuat seseorang melakukan sesuatu sesuai dengan aturan dan norma yang ada. selain itu dengan keimanan dan ketaqwaan yang kuat seseorang akan mampu memahami dan menempatkan diri pada posisi orang lain, serta dapat menghargai orang lain. namun sebelum menghargai orang lain terlebihdahulu seseorang harus dapat menghargai dirinya sendiri dan mengenal benar sisi-sisi dari kepribadiannya tersebut.

    BalasHapus
  11. sy setuju dengan pernyataan teman-teman diatas. Namun perlu sy tambahkan,bahwa seseorang terbentuk karakternya tak lepas dari peran keluarganya. karena basic/pondasi terbentuknya karakter seseorang berasal dari bentukan keluarga. bagaimana orang tua berperan dlm membentuk pondasi itu sedari kecil sampai anaknya di lepaskan untuk menimba ilmu agama dan duniawi melalui jalur formal maupun non formal dan selanjutnya untuk bersosialisasi dengan masyarakat...


    kalau pondasi yang dibentuk oleh orang tua itu kokoh, dan dalam perjalanan hidupnya telah melakukan seperti yg dijelaskan oleh teman-teman diatas, Niscaya dlm situasi dan kondisi apapun anak tersebut akan tetap stabil emosinya.....

    Nah...sosok manejer seperti inilah yang diharapkan....

    ZoeL_Hirata;kls B

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  13. Saya membaca kisah nyata tentang pentingnya pengendalian diri, mudah-mudahan bisa diambil hikmahnya bagi kita semua.begini ceritanya: Cerita ini adalah "kisah nyata" yang pernah terjadi di Amerika.
    Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain.
    Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru, ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut. Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.
    Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang hancur tersebut, tetapi ia tetap gagal.
    Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.
    Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang trukmu." Kemudian, ia bertanya, "tetapi kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"
    Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
    Renungkan cerita di atas! Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai. Truk dapat diperbaiki. Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak dapat diperbaiki.

    Hikmah yang bisa diambil menurut saya adalah:
    Kejadian ini bisa terjadi terhadap siapa saja karena manusia itu tempatnya khilaf, namun tidak sepatutnya bagi orang beragama yang mengaplikasikan ajaran agama tersebut dalam hidupnya (dijadikan pedoman hidupnya). Pakar ESQ mengatakan bahwa ada sisi otak manusia yang dinamakan "God Spot". Bagian ini hanya bisa tersentuh oleh hal yang berhubungan dengan sisi spiritualitas manusia. Bagian ini dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh IQ maupun EQ manusia. Manusia akan sadar bahwa bekerja dan mengumpulkan materi saja tidak cukup membuat mereka bahagia, contohnya di negara maju orang dengan penghasilan yang tinggi namun banyak diantaranya yang haus akan ketenangan dan kebahagiaan. Akibatnya tingkat bunuh diri yang tinggi,bahkan katanya profesi yang paling laku disana adalah psikolog/psikiater. Jadi menurut saya salah satu cara dalam pengendalian diri adalah:

    1. Tingkatkan sisi spiritualitas kita (ajaran agama itu harus terintegrasi dan teraplikasikan dalam kehidupan), jangan hanya ritualitas semata.

    2. Senantiasa mencari pengetahuan mengenai prinsip-prinsip hidup yang benar, salah satu caranya dengan cara iqro/membaca. Pegang teguh prinsip-prinsip itu, jalankan dengan disiplin dan komitmen (istiqomah).

    3. Ajaran dari keluarga seperti kata saudara dzul memang penting, namun bagi yang sudah terlanjur mendapatkan ajaran yang kurang baik, jangan putus asa karena setiap manusia dibekali akal dan hati untuk memilih.

    4. Seperti kata AA GYM mari kita lakukan mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, dan mulai saat ini. ingatlah "bisa itu karena biasa."

    Eneng Nuraisah (aptkr09)

    BalasHapus
  14. Erfan Chandra N
    Hal yang terpenting untuk mengendalikan diri adalah dengan m,embiasakan diri. Dengan membiasakan diri berpikir dan melakukan hal yang positif maka pikiran bawah sadar kita akan mengarahkan kita untuk senantiasa melakukan hal yang positif. Dengan membiasakan diri untuk mengendalikan diri maka kita telah melakukan separuh usaha, kerja keras disiplin diri, dedikasi, profesionalisme, dan integritas yang diperlukan untuk menjadi seorang manager.

    BalasHapus
  15. Risa Nurmalia :
    Menurut saya modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah :
    1. Keyakinan terhadap Alloh SWT., dimana dapat membantu kita dalam membatasi diri,mana yang harus kita lakukan dan mana yang tidak boleh kita lakukan.
    2. Mengenal diri sendiri, dengan mengetahui kelemahan dan kelebihan diri kita, sehingga kita bisa mengendalikan diri kita dan memposisikannya.
    3. percaya diri, dengan rasa percaya diri maka kita bisa menerapkan bahwa setiap masalah pasti ada solusinya sehingga masalah seperti apapun kita bisa mengatasinya
    4. Disiplin dan tanggung jawab, dalam melakukan sesuatu kita harus mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin dalam menjalankannya, sehingga setiap apa yang kita lakukan akan menjadi suatu kebiasaan yang baik dan tidak merugikan orang lain.
    semua itu didukung dengan lingkungan yang baik, dimana keluarga pun sangat berperan penting dalam membangun pengendalian diri kita. maka semua bisa tercapai dengan kemauan yang keras dan merealisasikannya ke dalam kehidupan kita.

    BalasHapus
  16. Menurut saya, modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah memiliki :
    1. Prinsip Moral
    Apa yang kita lakukan harus sejalan dengan nilai-nilai moral dan agama.
    2. Kesadaran
    Kesadaran adalah dengan mengerjakan sesuatu yang sangat mudah, namun memerlukan disiplin.
    3. Perenungan
    Saat emosi aktif maka logika kita tidak akan jalan. Demikian pula sebaliknya. Jadi, saat kita melakukan perenungan atau berpikir secara mendalam maka kadar kekuatan emosi atau keinginan kita akan menurun.
    4. Kesabaran
    Saat emosi bergejolak, usahakan tidak larut dalam emosi. Gunakan kesabaran, tunggu sampai emosi surut,baru berpikir untuk menentukan respon yang bijaksana dan bertanggung jawab.
    5. Menyibukkan diri dengan pikiran atau aktivitas yang positif.

    Risa Amelia

    BalasHapus
  17. laina azriya
    Modal dasar menjadi seorang manajer adalah mampu mengendalikan diri sendiri, seorang manajer harus mampu mengendalikan dirinya sendiri sebelum ia mengendalikan orang banyak.

    Modal bagi seorang manajer agar mampu mengendalikan diri yaitu,
    1. memiliki keyakinan kepada Tuhan dan agama.
    2. sabar dan mampu mengendalikan emosi serta nafsu
    3. memiliki manajemen konflik dan manajemen waktu yang baik bagi dirinya.

    Jika hal-hal tersebut sudah dimiliki seorang manajer, secara tidak langsung manajer tersebut dapat mengendalikan bawahannya.

    BalasHapus
  18. Pengendalian diri adalah merupakan suatu keinginan dan kemampuan dalam menggapai kehidupan yang selaras, serasi dan seimbang pada hak dan kewajibannya sebagai individu dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

    Pengertian Serasi, Selaras Dan Seimbang Dalam Pengendalian Diri :
    - Serasi adalah kesesuaian / kesamaan antar semua unsur pendukung agar menghasilkan keterpaduan yang utuh.
    - Seimbang adalah jumlah yang sama besar antara hak dan kewajiban.
    - Selaras adalah suatu hubungan baik yang dapat menciptakan ketentraman lahir dan batin.

    Mengendalikan diri termasuk mengendalikan ego, mengendalikan hawa nafsu, mengendalikan emosi, mengendalikan rasa iri, mengendalikan kemalasan, mengendalikan rasio, dan banyak lagi lainnya.

    Mengendalikan diri juga termasuk tidak memikirkan keuntungan diri sendiri, tidak membeli sesuatu hanya karena kesenangan dan keinginan semata, tidak mengeluh dan marah - marah tak jelas saat segalanya berjalan buruk, tidak takut salah dan kalah, tidak mengundur - undur segala hal yang harus diselesaikan sekarang, tidak terlambat saat janji, tidak moody, dan lainnya.

    Mengendalikan diri saya katakan sebagai hal tersulit, karena lawan yang dihadapi adalah diri sendiri.

    Apakah kita akan mampu mengalahkan semua ego dan sifat buruk yang mendegradasi kemampuan kita, atau justru terbawa arus yang akhirnya akan menghancurkan semua sikap positif yang telah di bangun bertahun - tahun.

    Biasanya pengendalian diri yang tersulit justru saat posisi kita sedang nyaman.
    Segalanya ada di tangan, dan semuanya hampir tercapai. Ibaratnya tinggal satu sentuhan terakhir.

    Mengapa? Karena cenderungnya saat segalanya berada dalam kendali kita, maka kita merasa berkuasa dan merasa semua yang kita putuskan akan menjadi benar.

    Dan ibaratnya sedang bermain Uno , satu langkah salah, maka semua susunan akan rubuh tak bersisa.

    Tanpa pengendalian diri yang kuat, tidak akan ada keputusan akhir yang bijaksana, taktis, dan sukses.

    Mungkin untuk lebih pastinya, tanpa membiasakan diri dengan pengendalian diri yang kuat, tidak akan ada refleks untuk membuat keputusan dan bertindak penuh kebijaksanaan, taktis, dan sukses

    Menurut saya dalam pengendalian diri diperlukan sifat membiasakan diri dan disiplin
    Mengapa saya menggunakan kata 'membiasakan diri' sebelum 'pengendalian diri'?
    Karena sangat perlu untuk membiasakan diri untuk menciptakan refleks tersebut pada saat - saat yang menentukan. Sebagaimana kita ketahui, 90% saat yang menentukan, datang tiba - tiba dan tanpa aba - aba.

    Hanya satu kali, dan setelah itu berlalu, maka lewat dan selesailah sudah. Kita sukses atau gagal.
    Kita semua juga tahu, tidak ada gunanya menyesali yang sudah terjadi. Maka jauh lebih penting untuk mempersiapkan apa yang belum dan akan terjadi. Itulah di mana fungsi membiasakan untuk menciptakan refleks itu diperlukan.
    Dalam segala elemen kehidupan, kita lebih mengenal kata-kata "disiplin". Disiplin adalah kunci sebuah kesuksesan dalam segala hal. Dan disiplin itu sendirilah kata lain dari pengendalian diri. Dengan kata lain, tidak akan disiplin tanpa pengendalian diri itu sendiri. Tanpa disiplin internal, kita tidak akan mampu mengendalikan kebiasaan setiap hari, apalagi secara proaktif mengarahkan kehidupan sendiri.


    by Vita Revelin

    BalasHapus
  19. Widi Andayani

    Modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah bisa mengendalikan dirinya sendiri. Seorang manager apabila bisa mengendalikan dirinya sendiri maka dia bisa menghandle anak buahnya untuk mencapai goal yang diinginkan.

    Cara untuk mengendalikan diri yaitu selalu menggnakan akal sehat (rasional) dibandingkan dengan menggunakan emosi.

    BalasHapus
  20. Pengendalian diri merupakan aspek yang sangat pnting dlm khidupan manusia. Modal utama dlm pengendalian diri kt hrs mngenal ttg apa dn bgmn kt, mngtahui dn mnydari kkurangan dn klbhn

    org yg mnyadari akan kmampuan yg dimiliki akn lbh mdh utk mngndalikan diri, slnjt ny adlh mngenal mslh krn dlm hdp sllu ad mslh (dlm hal apa pngendalian diri tsb), jk pngendalian diri dlm hal utk brbuat sesuatu, maka hrs mngetahui baik dan buruknya dari perbuatan tsb (mngendalikn fikiran, ucapan, perasaan/emosi, dn prbuatan).

    Ketaatan thdp yg kt yakini, Disiplin dlm brbagai aspek kehidupan, mnerima konsekuensi ats plhn dn kputusn kt, introspeksi diri, mau belajar, mningkatkan kmampuan dn motivasi (hr ini hrs lbh baik dr kmrn, dn hr esok hrs lbh baik dr hr ini), tdk mdh pts asa, sabar, dn ikhlas

    Dlm khidpn pst ada visi,bgmn cara ny utk mncpai bahagia dunia dan akhirat, mnusia hrs dpt mnempatkan diri sbg makhluk ciptaan sang KHALIK (HabluminnaLLAH), dmn pengendalian yg paling hakiki terdapat dlm Syar'i dprintahkan kpd kita utk mmbaca agar dpt mngetahui apa yg hrs dilakukan dan apa yg tdk blh kt lakukan.

    Dlm rukun Islam trkandung bnyk skali pmbljrn pngendalian diri :
    1. Syahadat, gg myakini dn brsaksi bhw Tiada Tuhan selain ALLAH SWT da Nabi Muhammad SAW adl utusan NYA, mbuat kita brusaha utk sllu mlkukan sgla perinta NYA dan menjauhi sgla laranganNYA.
    2. Shalat, yg merupakan tiang agama baik shalat fardlu maupun sunnah merupakan komunikasi antara makhluk dan KHALIK, Shlt bkn sj sbg kwajiban tp hrs mjd kbiasaan dn mjd kbutuhan.
    3.Zakat, baik zakat fithrah (plgkp ibadah ramadhan)jg zakat mal yg merupakan pengendalian diri dlm hal materi, mngajarkan kt utk sllu brbagi dg saudara2 kt, krn manusia makhluk sosial (Habluminnas).
    4.Puasa, dlm mnjlnkn ibadah puasa jg bnyk skli pngendalian diri utk mnahan hawa nafsu baik lahiriah spt makan dn minum jg bathiniah (mngendalikan diri utk mnjga diri, hati, dn fikiran kt dr hal2 yg mrusak puasa kt).
    5.Haji, dlm ibdh haji jg bnyk pljrn pngndalian diri, brkumpul umat islam dsuluruh dunia brbagai mcm suku, ras, budaya dn bangsa kt hrs dpt mngendalikn diri sbg HablumminaLLAh dn Hablumminnas
    Dlm ibdh haji itu sndri slh satunya wukuf d pdg arafah kt hrs dpt mngendalikn diri ttp bdzikir trs mnrs khusyuk dn tawadlu, pd Thawaf, Sa'i, etc.

    Pngdalian diri dlm memanage sswtu mmg bkn hal yg mudah dlm khidupan, pnddkn dn lingkungn sgt mmpengaruhi trutama klwrga..Ayah seorang manager bgi klwrga ny dmn klwrga itu akn bhgia Beliau akn mbri yg trbaik utk istrinya, anknya, klwrga ny,
    Proud of him soo...

    _Novita_

    BalasHapus
  21. Menurut saya, pengendalian diri adalah auatu keadaan dimana kita mampu mengendalikan/membawa diri kita pada suatu situasi maupun kondisi dimana kita berada.
    Modal utama dari suatu pengendalian diri adalah
    "Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT"
    Pada setiap agama, keimanan merupakan unsur pokok yang harus dimiliki oleh setiap penganutnya. Jika kita ibaratkan dengan sebuah bangunan, keimanan adalah pondasi yang menopang segala sesuatu yang berada diatasnya, yang kokoh tidaknya bangunan itu sangat tergantung pada kuat tidaknya pondasi tersebut. Meskipun demikian, keimanan saja tidak cukup. Ia harus diwujudkan dengan amal perbuatan yang baik, yang sesuai dengan ajaran agama yang kita anut. Keimanan tidaklah sempurna, jika diyakini oleh hati, diikrarkan oleh lisan, dan dibuktikan dalam segala perilaku kehidupan sehari – hari.
    Sedangkan orang yang bertaqwa adalah orang yang menghambakan dirinya kepada Allah dan selalu menjaga hubungan dengan-Nya setiap saat. Memelihara hubungan dengan Allah terus menerus akan menjadi kendali dirinya sehingga dapat menghindar dari kejahatan dan kemungkaran dan membuatnya konsisten terhadap aturan – aturan Allah. Karena itu inti ketaqwaan adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya.
    Sehingga keimanan dan ketakwaan ini akan menjadi kendali diri dalam menjalani berbagai hal dalam kehidupan.

    BalasHapus
  22. Manajemen ----> Manajer ----> pengendalian diri <---- Keimanan

    Saya setuju dengan pernyataan teman-teman dan yang menjadi fokus yang saya soroti adalah bahwa Pengendalian diri mampu terlaksana apabila kita menjadi orang yang beriman. Mengapa saya katakan demikian? karena menurut saya, keimanan adalah salah satu aspek yang penting yang memiliki fungsi kontrol terhadap diri. Hal ini tentu saja tidak lepas dari identitas kita sebagai makhluk yang beragama.

    Tapi sayang, diantara kita banyak yang kurang serius memanfaatkan nikmat iman ini sehingga fungsi iman sebagai kekuatan penunjuk, kekuatan penggerak, dan kekuatan penyejuk sekaligus kekuatan penyejuk menjadi hilang. mungkin hal ini yang menjadi salah satu penghalang kita untuk menjadi manager yang baik.

    by Windi Rostiani

    BalasHapus
  23. Bismillah..

    Pengendalian diri tercipta saat seseorang memiliki sifat ihsan yaitu perasaan selalu diawasi Allah SWT. Itu merupakan modal yg paling penting dalam pengendalian diri, dgn sifat itu sgala sesuatu yg dilakukan tujuannya hanya untuk mencari ridho Allah. Orang yg mampu mengendalikan diri akan memposisikan diri sesuai dgn kapasitas dan kapabilitasnya.

    Parameter keberhasilan pengendalian diri terlihat saat seseorang mampu menjadi qudwah hasanah bagi orang-orang disekitarnya..

    BalasHapus
  24. pengendaliaan diri memang identik dengan sesuatu yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin...dalam hal ini seorang manager...

    saya sepakat dengan pernyataan bapak bahwa seorang manager harus bisa mengendalikan diri..

    dalam suatu sistem yang terdiri dari banyak personel harus ada seseorang yang memiliki pengendalian sistem yang baik namun sebelum kita bisa mengendalikan sistem seharusnya seseorang tersebut dapat mengendalikan dirinya sendiri..misalnya secara emosional,atau egoisitas..sehingga follow up dari semua ini adalah profesionalitas kerja..

    makasih..shintya awalin ('47)

    BalasHapus
  25. Manajemen diri merupakan pengendalian diri terhadap pikiran, ucapan dan perbuatan yang dilakukan. Hal tersebut akan mendorong terhadap penghindaran diri dari perbuatan yang tidak baik serta meningkatkan terhadap perbuatan yang baik dan benar.

    Modal untuk mengendalikan diri adalah membiasakan diri. John C. Maxwell menyatakan bahwa suatu pikiran akan berlanjut ke ucapan lalu ke perbuatan. Jika hal tersebut berjalan baik maka akan tercipta suatu kebiasaan yang baik.

    Dengan menselaraskan pikiran, ucapan dan perbuatan yang baik maka akan tercipta kebiasaan yang baik, sehingga akan menuai hasil yang baik pula.

    _Mega Fajarani Lestari_

    BalasHapus
  26. Modal bagi seseorang agar dapat mengendalikan diri adalah mampu untuk mengelola emosi, diantaranya:

    1. Mengenali Diri Sendiri

    Dalam hal ini kita harus mampu mengenali emosi diri sendiri, yaitu setiap kali suatu emosi muncul kita harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan.


    2. Melepaskan Emosi Negatif.

    Kita harus mampu untuk memahami dampak dari emosi negatif terhadap diri kita.

    3. Mengelola Emosi Diri Sendiri.

    Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu kita dalam mencapai kesuksesan.

    4. Memotivasi Diri Sendiri

    Keterampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang.

    5. Mengenali Orang Lain

    Dalam hal ini adalah kita mampu untuk mengenali emosi orang lain yang berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Hal ini akan membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain.

    6. Mengelola Emosi Orang Lain.

    Keterampilan mengelola emosi orang lain merupakan hal dasar dalam membina hubungan dengan orang lain. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain maka semakin tinggi kinerja organisasi itu secara keseluruhan.

    7. Memotivasi Orang Lain

    Keterampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

    BalasHapus
  27. Asslm..
    Saya sepakat dengan comment dari teman2 di atas mengenai pengendalian diri.

    Belajar dari sebuah kisah yang pernah saya baca, bahwa ada seorang jenderal yang bernama Jenderal Norman Schwarzkopff, pemimpin Sekutu semasa Perang Teluk menunjukkan bahwa seorang pemimpin dalam militer yang memiliki wewenang untuk memaksakan kepatuhan, biasanya adalah seorang motivator dan manajer yang buruk. Pada prinsipnya, jika kita selalu menggunakan pendekatan kekuasaan untuk memaksa orang lain melakukan sesuatu, maka organisasi kita tidak akan bertahan lama. Jika ada sedikit kesempatan, maka orang-orang dalam organisasi kita akan keluar atau paling tidak kinerja (performance) mereka jauh dari yang kita harapkan. Banyak sekali organisasi atau perusahaan mengalami turnover yang besar karena pegawainya tidak memiliki motivasi yang benar.

    Oleh karena itu, sebelum menjadi manajer dari suatu sistem yang besar maka kita harus menjadi manajer bagi diri sendiri dulu. Menurut saya, modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri diantaranya adalah :

    1. Pengendalian diri dengan menggunakan prinsip kemoralan. Setiap agama pasti mengajarkan kemoralan, misalnya tidak mencuri, tidak membunuh, tidak menipu, tidak berbohong, tidak mabuk-mabukan, tidak melakukan tindakan asusila. Saat ada dorongan hati untuk melakukan sesuatu yang negatif, coba larikan ke rambu-rambu kemoralan. Apakah yang kita lakukan ini sejalan atau bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama?

    2. Pengendalian diri dengan menggunakan kesadaran. Kita sadar saat suatu bentuk pikiran atau perasaan yang negatif muncul. Pada umumnya orang tidak mampu menangkap pikiran atau perasaan yang muncul. Dengan demikian mereka langsung lumpuh dan dikuasai oleh pikiran dan perasaan mereka.

    Misalnya, seseorang menghina atau menyinggung kita. Kita marah. Nah, kalau kita tidak sadar atau waspada maka saat emosi marah ini muncul, dengan begitu cepat, tiba-tiba kita sudah dikuasai kemarahan ini. Jika kesadaran diri kita bagus maka kita akan tahu saat emosi marah ini muncul. Kita akan tahu saat emosi ini mulai mencengkeram dan menguasai diri kita. Kita tahu saat kita akan melakukan tindakan ”bodoh” yang seharusnya tidak kita lakukan.

    3. Pengendalian diri dengan perenungan. Saat kita sudah benar-benar tidak tahan, mau ”meledak” karena dikuasai emosi, saat kita mau marah besar, coba lakukan perenungan. Tanyakan pada diri sendiri pertanyaan, misalnya seperti berikut ini :
    Apa sih untungnya saya marah?
    Apakah benar reaksi saya seperti ini?
    Mengapa saya marah ya? Apakah alasan saya marah ini sudah benar?
    Kalau saya marah dan sampai melakukan tindakan yang ”bodoh”, nanti reputasi saya rusak, kan saya yang rugi sendiri.

    Dengan melakukan perenungan kerap kali maka kita akan mampu mengendalikan diri. Prinsip kerjanya sebenarnya sederhana. Saat emosi aktif maka logika kita nggak akan jalan. Demikian pula sebaliknya. Jadi, saat kita melakukan perenungan atau berpikir secara mendalam maka kadar kekuatan emosi atau keinginan kita akan menurun.

    4. Pengendalian diri dengan menggunakan kesabaran. Emosi naik, turun, timbul, tenggelam, datang, dan pergi seperti halnya pikiran. Saat emosi bergejolak sadari bahwa ini hanya sementara. Usahakan tidak larut dalam emosi. Gunakan kesabaran, tunggu sampai emosi ini surut, baru berpikir untuk menentukan respon yang bijaksana dan bertanggung jawab.

    5. Pengendalian diri dengan menyibukkan diri dengan pikiran atau aktivitas yang positif. Pikiran hanya bisa memikirkan satu hal dalam suatu saat. Saat kita berhasil memaksa diri memikirkan hanya hal-hal yang positif maka pikiran kita juga berubah. Dengan demikian pengaruh dari keinginan atau suatu emosi akan mereda.


    _Teti Nurbaeti S. ('20)_

    BalasHapus
  28. saya setuju dengan pendapat teman-teman mengenai modal seseorang untuk dapat mengendalikan diri..

    sesungguhnya kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri itu tergantung pada kemauan diri sendiri untuk dapat mengontrol serta mengelola emosi baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain..
    karena salah satu modal seseorang untuk dapat mengendalikan diri dari hal yang merugikan itu adalah memiliki keterampilan emosi (Emotional Intelligence)..
    keterampilan2 emosi yang harus dimiliki yaitu keterampilan2 yang telah di utarakan oleh anggi rhamdani di atas..

    untuk dapat mengelola emosi seseorang harus dapat mengenali kemampuan serta kekurangan diri..

    setelah memiliki keterampilan emosi kemudian membiasakan diri untuk mengendalikan diri,,,

    BalasHapus
  29. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  30. Sebagai makhluk yang beradab, manusia tentu mempunyai mekanisme pengendalian diri. Pengendalian diri pada dasarnya adalah mengawasi bahwa segala sesuatu yang kita lakukan berjalan dengan tepat pada waktu yang tepat. Menurut saya, modal dasar seseorang agar mampu mengendalikan dirinya adalah keyakinan pada Tuhan YME dan diri sendiri, berpikir positif dan motivasi diri
    Menghayati ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari bisa mengasah pengendalian emosi dalam diri seseorang. Agama apapun senantiasa mengajarkan manusia untuk bersabar diri. Sebagai contohnya dalam ajaran agama yang saya anut adalah ibadah puasa, ritual yang dilakukan umat muslim selama sebulan dalam setahun ini bisa dijadikan ajang melatih pengendalian diri. Ada dua cara yang bisa membantu seseorang mengendalikan amarahnya, yakni: bersabar dan shalat.
    Dengan mendekatkan diri kepada Yang Kuasa berarti melatih spiritual batin kita menjadi positif, yang selanjutnya akan menjadi kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi senua tantangan tersulit.
    Di dalam hidup ini tidak ada yang namanya baik atau buruk, pikiran kita sendirilah yang menjadikannya baik atau buruk. Setuju apa yang dikatakan sdri Mega, bahwa suatu pikiran akan berlanjut ke ucapan lalu ke perbuatan. Jadi hanya diri kita sendirilah yang akan menentukan baik atau buruknya hidup kita.
    Salah satu cara untuk melatih pengendalian diri adalah denga membiasakan diri menghadapi sesuatu yang sulit. Badan dan jiwa ini seperti karet. Pertama ditarik melawan, namun begitu sering ditarik maka ia akan longgar juga. Dengan demikian, semakin sering kita dibuat panas kepala, mengurut-urut dada, atau menarik nafas panjang, itu berarti kita sedang menarik karet ini menjadi lebih longgar ( artinya badan dan jiwa kita menjadi sabar ).

    _Dessy Pratiwi_33

    BalasHapus
  31. saya setuju dengan pendapat teman-teman di atas...

    pengendalian diri adalah suatu keinginan dan kemampuan untuk dapat mengelola emosi dan sikap.

    menurut saya yang menjadi modal seseorang untuk dapat mengendalikan dirinya antara lain:
    1. pengenalan kan diri sendiri
    jika kita sudah mengenali diri kita secara utuh maka, kita akan tahu karakteristik diri kita, dengan demikian kita akan dapat mengontrol emosi dan sikap sehingga tidak membuat orang disekitar kita merasa tidak nyaman.

    2. introspeksi diri
    seringkali kita tidak memikirkan tindakan atau sikap kita kepada orang lain, tetapi jika kita sendiri menerima perlakuan yang membuat kita tersinggung kita akan marah. Dengan introspeksi diri maka kita akan menyadari setiap perilaku yang kita lakukan yang melukai perasaan orang lain sehingga kita secara otomatis akan mengendalikan diri kita untuk tidak melakukannya.

    3. kemauan/motivasi diri
    jika ada kemauan kita pasti bisa melakukannya. Jika kita memotivasi diri kita dengan benar maka kita akan memiliki keinginan kuat untuk dapat mengendalikan diri kita.

    Dengan melakukan hal diatas maka pengendalian diri bukanlah hal yang tak mungkin untuk dilakukan.

    -Dhini Prasipta. S-

    BalasHapus
  32. menurut saya,
    Pengendalian diri adalah kemampuan untuk mengendalikan ego, hawa nafsu, emosi, rasa iri, kemalasan, dan segala hal yang bersifat negatif . belajar untuk mengendalikan diri bukanlah hal yang mudah, karena kita harus melawan diri kita sendiri.

    modal seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah dengan mengenal karakter diri sendiri. Dengan mempelajari segala kekurangan dan kelebihan yang kita miliki, kita belajar untuk mengendalikan hawa nafsu. pengendalian diri tidak datang dengan sendirinya, namun perlu dilatih agar kita terbiasa melakukannya.

    selain itu, modal penting lainnya antara lain dengan bertaqwa kepada Allah SWT, selalu berpikir positif (yakinlah bahwa selalu ada hikmah di setiap kejadian yang menimpa kita), bersikap sabar, melatih hidup disiplin, dan tidak pernah putus asa.

    dengan membiasakan diri untuk memiliki pengendalian diri yang kuat, maka kita dapat membuat keputusan dan bertindak penuh kebijaksanaan, taktis, dan sukses. Sehingga semua usaha yang telah kita lakukan tidak akan terasa sia-sia.
    terimakasih

    -Linda Dewi Herwina- ('32)

    BalasHapus
  33. Assalamualaikum pak,,
    Saya setuju dengan pendapat pertama bapak bahwa menjadi seorang pemimpin (manajer,red)harus dapat mengendalikan diri, karena hal itulah yang membedakan seorang pemimpin dengan seorang yang bukan pemimpin. Menurut pendapat saya, setiap orang adalah pemimpin, karena tentunya sebagai makhluk sosial kita harus dapat mengendalikan diri jikalau ingin hidup bermasyarakat, tidak mungkin seseorang dapat hidup bermasyarakat jikalau dia tidak dapat mengendalikan emosi dan egonya sendiri. Namun untuk menjadi pemimpin sejati dibutuhkan pembelajaran dan pengalaman, serta waktu dan momen yang tepat.
    Modal yang dibutuhkan seseorang untuk mengendalikan dirinya menurut pendapat saya dibagi atas satu hal umum : yaitu keimanan atau kepercayaan. Kepercayaan bahwa di dunia ini kita harus menjadi seseorang atau personal yang baik, kepercayaan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan pasti ada tuah atau berkah, kepercayaan bahwa jika kita dapat mengendalikan diri kita maka kita akan dapat mengendalikan orang lain(dalam konteks positif), dan hal utama itulah yang kita perlukan untuk dapat menjadi seseorang yang besar dan dihargai oleh orang lain, baik itu keluarga, teman, maupun rekan lain. Karena modal lain sebagai seorang pemimpin adalah dia dipercaya oleh anggotanya.

    BalasHapus
  34. Manajemen diri adalah saat kita bisa mengatur dan mengendalikan diri ke arah yang lebih baik. Arah di mana semua berawal, awal yang lebih baik. Diri ini adalah sesuatu yang kompleks, banyak yang harus diatasi dalam diri, diantaranya mengendalikan keinginan, pikiran, hawa nafsu, ataupun impian. Dikarenakan organisasi adalah kumpulan dari berbagai macam manusia yang memiliki sifat dan watak beragam, maka saya sepakat bahwa manajemen diri merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menjadi seorang pemimpin (manager).
    Diri kita, atau bisa kita sebut seorang manusia, adalah sebuah miniatur dari suksesnya suatu manajemen, manajemen ilahiah, di mana semua bagian tubuh saling bekerja sama, menjalankan perannya masing-masing dalam satu kesatuan untuk mencapai suatu kesinergisan pada tubuh.
    Hal ini menjadi pelajaran dari Alloh bagi kita, manusia, untuk bisa menjaga dan mengatur diri ini, agar amanah yang berupa fisik, akal, pikiran serta qolbu ini dapat dirawat dan "dimenej" sebaik mungkin.

    Teringat pada saat itu, kurang lebih satu tahun yang lalu, ketika bapa berbicara kepada saya akan suatu hal yang dapat membuat diri ini berhasil dalam mengarungi kehidupan,

    BACA (membaca dalam hal apapun, entah itu Al-Qur'an, buku, keadaan, masalah, kehidupan)
    JUJUR
    DISIPLIN

    ya.. 3 kata,

    3 kata yang mengingatkan saya pada kebesaran Alloh tentang wahyu pertama yang turun kepada Rosululloh, manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi,

    3 kata yang telah menjadi bagian dari "5 cm" saya dalam meraih impian,

    3 kata yang akan terus saya ingat dan saya coba untuk terus aplikasikan hingga saat ini, walaupun itu sulit, tapi mungkin, dan pasti bisa.

    ya, saya rasa 3 kata itulah yang harus dijadikan komitmen dan modal awal di dalam manajemen diri.

    terima kasih pa..
    wallohualam.

    Noveria Degien Undoko (260112090053)

    BalasHapus
  35. Menurut saya blog ini cukup menarik…dimana dikatakan bahwa untuk dapat mengendalikan suatu sistem maka dibutuhkan suatu pengendalian diri dari seorang pemimpin…

    Hal ini sangat benar,,,akan tetapi pengendalian diri tidak hanya harus dimiliki oleh seorang pemimpin saja..akan tetapi oleh setiap orang…
    Dari kitab suci yang saya percaya dikatakan bahwa..agar suatu keadaan bisa terkendali maka setiap orang harus memiliki 9 sikap dan salah satunya adala PENGENDALIAN DIRI…

    Dan modal untuk dapat mengendalikan diri menurut saya,,,diantaranya adala
    - keyakinan yang dipercaya…setiap agama pasti mengajarkan agar setiap manusia mampu mengendalikan diri..
    - berikutnya adalah sikap dari pemimpin itu sendiri dalam menghadapi suatu masalah…bisa kita lihat dari bagaimana ia bertutur kata,,mengendalikan emosi..yang paling penting adalah attitude,,,dan ini terbentuk mulai dia kecil hingga dewasa dalam kehidupan keluarganya
    - berikutnya adalah pemahaman dia mengenai lingkungan dimana ia berada..bila dia tahu dimana ia tinggal maka ia tahu bagaimana ia bertindak
    - berikutnya adalah kedewasaan seseorang,,,jiwa besar seseorang….

    Menurut saya ini…
    Terima kasih
    260112090011

    BalasHapus
  36. aneng ardiya:
    Menurut saya Pengendalian diri atau Penguasaan diri ( Self Regulation ) merupakan satu aspek penting dalam kecerdasan emosi ( Emotional Quotient ). Aspek ini penting sekali dalam kehidupan manusia sebab musuh terbesar manusia bukan berada di luar dirinya, namun justru berada di dalam dirinya sendiri. Dengan demikian, kemana pun seseorang pergi, maka orang tersebut selalu diikuti oleh “Musuh” nya.


    Pengendalian diri atau penguasaan diri merupakan aspek yang perlu dilatih sejak dini. Tidak ada aspek kemampuan untuk menguasai diri yang turun dari langit, melainkan diperoleh dari proses yang panjang dalam pengalaman hidup selama berhubungan dengan orang-orang sekitar. Bahkan dalam sebuah kata bijak tertulis, “Siapa yang menguasai diri ibarat mengalahkan sebuah kota”. Diri yang kita bawa-bawa sekarang ini dapat menguasai kita atau kita yang menguasainya, dapat menjadi sahabat atau malah menjadi lawan. Tergantung pilihan kita menjalani hidup ini.

    Terima kasih Pak..

    Aneng Ardiya S
    260112090063

    BalasHapus
  37. Afinna Nurfitri:
    Saya sepakat dgn tmn2 di atas..
    Pengendalian diri (termasuk di dalamnya pengendalian ego, hawa nafsu, emosi, rasio, rasa iri, dan masih namyak lagi) adalah salah satu penentu akhir kesuksesan, termasuk dalam hal ini kesuksesan untuk mengendalikan sistem. Tentulah seseorang harsu dapat mengendalikan dirinya sendiri terlebih dulu, sebelum mampu mengendalikal lingkup lain yang lebih besar.

    Mendalikan diri saya katakan adalah hal yang cukup sulit, karena yang dilawan adalah diri sendiri. Seperti yang kita ketahui, memandang gajah di sebrang lautan sangatlah mudah sementara memandang semut di pelupuk mata sangatlah sulit. Lalu apakah kita mampu mengendalikan semua ego dan sifat buruk yg dpt mendegradasi kemampuan kita, ataukah kita justru terbawa arus yang justru dpt menghancurkan sikap positif yg telah kita bangun?

    Secara sederhana, ada dua hal yang menjadi modal dlm pengendalian diri:
    1. pengenalan diri: tanpa pengenalan kemampuan serta kekurangan diri yg benar, saya yakin akan sulit sekali melakukan pengendalian diri. Pengenalan diri ini juga membantu kita untuk selalu ingat agar terus melakukan introspeksi diri.
    2. pembiasaan diri: tanpa membiasakan diri melalukan pengendalian diri yg kuat, tentunya tidak akan ada refleks untuk membuat keputusan dan bertindak penuh kebijaksanaan, taktis, bijak, dan sukses. Dan dengan pembiasaan diri ini pula, maka kita telah mengerjakan separuh dari usaha, kerja keras, disiplin diri, dedikasi, profesionalisme, dan integritas diri yang diperlukan untuk mencapai sebuah kesuksesan.

    Smoga dgn saling berbagi, kita bs sm2 saling memberi manfaat.. Terima kasih.

    AFINNA NURFITRI A. (2601120900004)

    BalasHapus
  38. Menurut pendapat saya, tidak ada kesuksesan yang didapat tanpa usaha,kerja keras dan disiplin diri yang tinggi. Dan tidak ada kesuksesan tanpa dilandasi dengan keikhlasan,Profesionalisme diri kita.
    Penentu akhir dari kesuksesan adalah kemampuan untuk mengendalikan diri, Mengendalikan diri termasuk mengendalikan ego, mengendalikan hawa nafsu, mengendalikan emosi, mengendalikan rasa iri, mengendalikan kemalasan, dan banyak lagi lainnya. Mengendalikan diri juga termasuk tidak memikirkan keuntungan diri sendiri, tidak membeli sesuatu hanya karena kesenangan dan keinginan semata, tidak mengeluh dan marah - marah tak jelas saat segalanya berjalan buruk, tidak takut salah dan kalah, tidak mengundur - undur segala hal yang harus diselesaikan sekarang, tidak terlambat saat janji, tidak moody, dan lainnya.
    Dan satu yang pasti, percaya atau tidak percaya, dengan membiasakan untuk mengendalikan diri, maka kita telah mengerjakan separuh dari usaha, kerja keras, disiplin diri, profesionalisme, dan keikhlasan diri yang diperlukan untuk mencapai sebuah kesuksesan.
    Tentu saja kesuksesan yang saya maksud adalah sukses dalam segala bidang termasuk usaha dan pekerjaan, hubungan antar manusia, dan yang paling berarti, yaitu: hidup.

    BalasHapus
  39. Menurut pendapat saya modal seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah:

    - Memiliki keimanan yang kuat di dalam hati agar setiap kita melangkah dalam hidup ini,kita senantiasa sadar bahwa Allah SWT melihat apapun yang kita kerjakan, sehingga insya allah kita akan menjauhi hal-hal yang akan merugikan diri kita sendiri

    - Mengenali diri kita sendiri, sehingga kita mengetahui dengan pasti kekurangan dan kelebihan yang kita miliki, sehingga kita akan berusaha melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan yang kita miliki dan tidak akan berbuat sesuatu yang pada akhirnya dapat merugikan diri sendiri

    -dapat menempatkan diri sesuai dengan lingkungan kita berada, sehingga akan meningkatkan rasa simpati dan empati kita kepada orang lain

    - percaya pada diri kita sendiri bahwa kita mampu untuk mengendalikan diri

    - Selalu berpikir positif dalam memandang suatu hal, sehingga akan menjauhkan kita dari prasangka buruk kepada orang lain

    - Senantiasa memotivasi diri agar kita dapat menjalani hidup ini dengan baik dan menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya

    demikian pendapat dari saya
    Dinda Anggiyana
    2601120900007

    BalasHapus
  40. AZWAR DHANIAR RAMDHAN T..
    seorang manager tak akan mampu mengendalikan suatu sistem jika dia sendiri tidak mampu mengendalikan sistem dirinya sendiri(dlm hal ini ego nya) sebab semua berawal dari diri sendiri..dan modal utama yang harus dimiliki untuk dpt mengendalikan diri adalah KESABARAN..Dengan sabar seseorang mampu mengendalikan diri untuk menanggung segala kesulitan, kepedihan. Dengan sabar dan pengendalian diri sesorang mampu menahan reaksi yang bersifat negatif, seperti mengeluh, bersikap pesimistis, rasa bosan, tergesa-gesa, emosional dan lain sebagainya. Dengan kesabaran seseorang mampu menempatkan segala sesuatu dari permasalahan hidup dengan tenang, bertindak penuh perhitungan dan pertimbangan, dan dia tidak akan melakukan sesuatu yang diinginkannya pada waktu yang tepat, cara yang arif, yang sangat jauh berbeda dengan tindakan yang dilakukan tanpa kesabaran, yang biasanya bersifat tergesa-gesa, dilakukan pada waktu yang tidak tepat, dan cara yang salah.

    BalasHapus
  41. Munawir Gazali
    260112090067

    Menurut saya modal seseorang untuk mengendalikan dirinya adalah :
    - Agama mengajarkan kepada setiap umatnya untuk dapat mengendalikan diri mereka yang mana dapat dilakukan dengan cara semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga yang kita lakukan dapat berjalan sesuai alur yang telah ditentukan oleh Allah SWT.
    - BErfikir sebelum bertindak sehingga kita dapat memprediksikan hal-hal yang akan terjadi sebelum kita mengambil tindakan misalnya dengan mengenali lingkungan atau dengan siapa kita akan melakukan pekerjaan.
    - Dalam bertindak kita juaga mesti mengontrol emosi agar sesuatu yang kita lakukan dapat kita kendalikan dan berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan.
    - Evaluasi setiap apa yang dikerjakan sehingga kita dapat mengetahui apa saja yang harus kita lanjutkan dan apa saja yang harus dikurangi atau dihilangkan sehingga prospek kedepan akan lebih baik.

    BalasHapus
  42. luhputrisarasuasti:
    Menurut saya pengendalian dari adalah suatu sikap mental yang tumbuh dalam diri suatu individu yang berkembang dari kesadaran individu tersebut terhadap dirinya, yang berkembang keluar maupun kedalam. dalam ha ini pengendalian diri sangat penting untuk dapat mencapai keadaan seimbang, sehingga dalam keadaan seimbang ini, kita akan menjadi lebih netral dalam memandang suatu masalah yang ada. misalnya saja dalam pengadalian marah. menurut saya, untuk dapat mngedlikan marah, pertama-tama kita harus mampu menyadari bahwa kita sedang marah. kita harus mampu mengenali, perasaan apa yang sedang kita rasakan. kedua, kita harus mengetahui apa penyebab kemarahan kita. dengan mengetahui penyebabnya, kita akan mampu mliehat dengan baik akar masalah yang ada. Ketiga, barulah dimuli "pengendalian" tersebut, dimana kita akan mencari usaha-usaha tertentu untuk dapat menenangkan diri dan menurunkan kadar kemarahan kita, hingga mencapai titik seimbang dan netral. dengan telah berada pada keadaan seimbang, maka kita akan semakin mampu memandang suatu masalah dengan lebih bijak, dan akan mampu melihat dengan kesadaran yang lebih baik, baik kesadaran ke dalam (internal), maupun kesadaran keluar(eksternal). dengan mampu memnadang masalah dengan lebih sadar, kita akan terhidar dari keegoisan dan sikap-sikap mengkambinghitamkan hal lain. Menurut saya, dengan pengendalian diri, menyadari diri sendiri, memandang sekitar dengan lebih terbuka, maka kita akan dapat mencapai keseimbangan, sehingga dalam keadaan seimbang dan netral, nisaya kita akan dapat menghadapi dan menyelesaikan suatu masalah dengan baik, menyeimbangkan antara emosi, perasaan, dan logika.

    Luh Putri Sarasuasti.

    BalasHapus
  43. dedeh mahmudah
    menurut saya pengendalian diri adalah mengendalikan ego, mengendalikan hawa nafsu, mengendalikan emosi, mengendalikan rasa iri, mengendalikan kemalasan, mengendalikan rasio, dan banyak lagi lainnya.
    Mengendalikan diri juga termasuk tidak memikirkan keuntungan diri sendiri, tidak membeli sesuatu hanya karena kesenangan dan keinginan semata, tidak mengeluh dan marah - marah tak jelas saat segalanya berjalan buruk, tidak takut salah dan kalah, tidak mengundur - undur segala hal yang harus diselesaikan sekarang, tidak terlambat saat janji, tidak moody, dan lainnya.
    tiga hal penting yang harus dilakukan dalam pengendalian diri ,untuk mengatasi kehidupan yang dijauhkan dari hal-hal melanggar norma agama maupun hukum. dengan kondisi yang semakin sulit ini mestinya wajib dilakukan oleh setiap orang. adapun 3 langkah yang dimaksud adalah :

    1 berpikir positip adalah pengendalian pikiran dalam memandang suatu masalah dari berbagai sudut untuk mendapatkan nilai nilai positip.sehingga mengasilkan cara pikir posif .

    2 berkata positip adalah belajar pengendalian diri melalui ucapan ucapan yang menyenangkan didengar orang lain denga tutur bahasa yang sopan dan santun.

    3 bertindak positip adalah pengendalian diri dengan melakukan tindakan tindakan yang tidak baik ,anarkis,atau melanggar norma norma.

    BalasHapus
  44. Menurut saya : Pengendalian diri merupakan suatu modal utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin (misalnya seorang manajer),karena sebelum ia mengendalikan orang lain (bawahan)tentu saja ia harus dapat mengendalikan dirinya sendiri. Apabila seorang pemimpin sudah dapat melakukan pengendalian diri maka ia dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan dirinya, sehingga ia mengetahui jati dirinya dan akhirnya ketika dihadapkan pada suatu permasalahan, ia dapat mengambil suatu keputusan dan keputusan yang diambil menjadi sebuah solusi dalam mengatasi permasalahan yang ada.

    richeu Dwi H
    2601120900112

    BalasHapus
  45. sy setuju dgn pernyataan bahwa seorang manajer harus mampu mengendalikan diri sendiri, dan hal yg paling perlu dilakukan adalah:
    - Mengenal Diri Sendiri.bagaimana kita bisa mengatur orang lain atau suatu sistem jika kita tidak dapat mengenal dan mengatur diri sendiri??baik itu kejelakan dan kebaikan pribadi kita

    - berfikir positif bahwa tidak ada suatu masalah yg tidak dapat diselesaikan

    - mengembangkan diri, dengan ini kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik. salah satu cara yaitu membuat jurnal pribadi yg berisi impian yg ingin dicapai sehingga secara tidak langsung akan memotifasi kita.

    -melihat kebaikan orang lain untuk dicontoh dan kejelekan orang lain sebagai dasar pencerminkan diri

    -disiplin diri juga adalah hal yang sangat penting agar dapat menjadi manajer yg baik. tidak hanya diri pribadi yg merasakan efeknya tetapi orang lain atau suatu sistempun ikut terpengaruh oleh adanya disiplin diri

    - evaluasi diri, dgn cara ini kita dapat melihat kekurangan dan keberhasilan kita sehingga dpt menjadi dasar untuk lebih baik kedepannya.

    BalasHapus
  46. Pengendalian diri merupakan suatu modal yang harus dimiliki setiap orang,bukan cuma manajer saja yang perlu sikap pengendalian diri bahkan diri kita pribadi sangatlah perlu sikap pengendalian diri. Bagaimna kita mengendalikan emosi, ego, tingkah laku, cara bicara kita terhadap orang lain sebab ala bisa karna biasa.
    Modal seseorang dapat mengendalikan dirinya ialah
    1.Mampu menghargai pendapat orang lain, mau mendegar setiap masukan ataupun nasehat dari orang lain baik itu orang yang lebih tua dari pada kita maupun orang yang lebih muda dari pada kita.
    2. Sabar dan tidak pernah putus asa. Untuk mau menghargai, mendegar pendapat orang lain diperlukan kesabaran. kesabaran arti disini sangatlah luas baik kita harus sabar terhadap diri sendiri (mampu mengendalikan egois, emosi).
    3. Selalu mau belajar n berusaha (Iktihar), belajar dari kesalah-kesalahan dahulu, selalu mau belajar dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan selalu mau belajar untuk memperbaiki kesalahan, kekeliruan yang pernah dilakukan.
    4. Berdoa. Setiap tindakan kita harus disertai dengan doa. setiap langkah yang kita mau tempuh, karena kunci kesuksesan ada disini.
    Jika mulai dari sekarang kita sudah bisa mengendalikan diri kita insya ALLAH kelak kita dapat menjadi manager or pemimpin yang baik.

    Azniar Anggraeni CT
    26011290055

    BalasHapus
  47. menurut saya seseorang agar mampu mengendalikan dirinya dituntut untuk mempunyai kecerdasan emosional sehingga dapat mengontrol emosi dan perasaan untuk bersikap bijak dalam mengambil keputusan serta dituntut untuk memiliki kecerdasan intelektual sehingga dapat mengambil langkah-langkah manajerial berdasarkan teori atau teknik manejerial. integrasi kecepatan emosional dan intelektual akan melahirkan seseoran yang mampu mengendalikan diri dan lingkungannya untuk bergerak dinamis menuju hal-hal yang positif atau yang lebih baik.
    Rizki Amaliyah
    2601120900100

    BalasHapus
  48. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  49. Ari Puspita Wardhani
    260110290048

    Pengendalian diri adalah suatu cara untuk mengendalikan sesuatu hal baik itu pada diri sendiri ataupun lain hal. Pengendalian diri sangat diperlukan oleh seorang pemimpin karena hal tersebut membutuhkan watak yang kuat untuk mempertahankannya. Pengendalian diri adalah suatu tantangan bagi setiap orang, yang merupakan ujian tertinggi dari karakter kita. Pengendalian diri adalah suatu sikap menahan dari segala bentuk hal seperti menahan amarah, hawa nafsu, iri, dengki, emosi dan lain sebagainya. dari sikap menahan ini kita dapat mengendalikan segala sesuatu yang bersifat buruk. Sekarang bagaimana kita membiasakan diri kita untuk melakukan pengendalian diri???
    -Yang pertama adalah berpegang teguh pada keyakinan kita bahwa segala sesuatu itu pasti mempunyai efek yang baik ataupun buruk tinggal kita yang memilih. Pilihan itulah yang menjadi tanggung jawab kita kelak nanti.
    Yang kedua adalah mengenal diri sendiri. Ini sangat penting karena segala sesuatu yang mengerti tentang kita adalah diri kita sendiri.Untuk itu perlu sekali dalam pengenalan diri sendiri.
    Dan yang terakhir adalah mengenal orang lain. Proses pengenalan terhadap orang lain bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan siapa saja. Hal ini penting untuk membantu dalam proses pengendalian diri kita. Karena orang lain bisa menjadi teman ataupun musuh bagi kita.
    Dari proses pembiasaan ini diharapkan kita dapat mengendalikan diri baik itu diri sendiri ataupun yang lain.

    Terimakasih...

    BalasHapus
  50. Saya setuju bahwa kemampuan pengendalian diri harus dimiliki oleh seorang manajer. Mampu mengendalikan diri sendiri sebelum mengendalikan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Diri sendiri adalah hal-hal yang dapat kita kendalikan dan kita atur. Maka dengan modal kedisiplinan diri dan berorientasi pada tujuan akhir, kita akan mengikuti aturan yang kita buat sendiri. Sedangkan untuk mengatur sesuatu di luar diri kita tidaklah mudah. Hal-hal di luar diri kita terkadang tidak sesuai dengan yang kita rencanakan, tidak memberi respon seperti yang kita harapkan, dan tidak selalu sesuai dengan tujuan. Oleh karena itu, pengendalian diri merupakan dasar yang harus dimiliki oleh seorang manajer. Bila tidak mampu mengendalikan diri sendiri bagaimana bisa mengendalikan orang lain?
    Oktaningtyas Anggraeni

    BalasHapus
  51. Saya setuju dengan pernyataan Vita yang menyatakan bahwa disiplin adalah kata lain dari pengendalian diri. Modal utama untuk pengendalian diri (disiplin)adalah sabar dan ikhlas, sabar dan ikhlas dalam melakukan segala hal, salah satunya dalam hal berdisiplin. Disiplin bukanlah hal yang mudah namun bukan pula hal sulit, semuanya tergantung pada kebiasaan, bagi yang terbiasa maka disiplin itu mudah, namun bagi yang tidak terbiasa disiplin itu sulit, oleh karena itu harus dibiasakan untuk berdisiplin dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, karena tanpa sabar dan ikhlas maka yang terjadi bukannya terbiasa untuk disiplin tapi malah terpaksa untuk disiplin. Terbiasa akan jauh lebih baik dibandingkan terpaksa.

    BalasHapus
  52. Saya setuju dengan pernyataan bapak bahwa seorang manajer harus dapat mengendalikan diri.

    Setelah membaca sebagain komentar dari teman-teman,saya sependapat dengan mereka dan bukan bermaksud mengkopi paste pendapat meraka.

    Menurut pendapat saya setelah berdikusi dengan teman saya :
    Seseorang harus bisa mengendalikan yang lebih kecil (pengendalian diri)baru bisa mengendalikan yang lebih besar (misal organisasi). Pengendalian diri datangnya dari diri sendiri dan belajar melalui proses. Ketika datang suatu masalah bukanya lari dari masalah atau takut dan menghindar tapi belajar bagaimana suatu masalah itu di atasi dengan bijak dan yang lebih tau tentang diri sendiri ya orang itu sendiri bukan orang lain. Harus tau kelemahan dan kelebihan sendiri. Seseorang akan menjadi lebih baik ketika dilanda masalah dan bisa mengatasinya. Tanggung jawab dan disiplin adalah hal penting dalam pengendalian diri, tanggung jawab akan hal yang telah diputuskanya dan disiplin apa yang telah telah direncanakanya.
    Rahmat Hidayat

    BalasHapus
  53. menurut saya memang benar bahwa pengendalian diri merupakan modal yang paling utama untuk semua orang terutama sangat diperlukan untuk seorang pemimpin, dimana sebelum kita menjadi pemimpin yaitu memimpin orang lain yang dalam hal ini adalah bawahan, kita haris terlebih dahulu mampu mengendalikan diri kita sendiri yang menyangkut pengendalian emosi,pengendalian terhadap tingkah laku serta sikap dan juga pengendalian terhadap rasa egois dan mementingkan diri sendiri.

    yang menjadi dasar seseorang mampu mengendalikan diri diantaranya yaitu :
    1. selalu mengerjakan segala sesuatu diawali dengan doa dan keikhlasan.
    2. selalu berfikir positif dalam menghadapi segala masalah yang dihadapi dan mencari solusi yang terbaik untuk semua.
    3. tidak mudah menyerah dan selalu mencoba untuk melakukan semua yang terbaik yang bisa dilakukan.
    4. mampu dan mau menerima masukan ataupun segala saran yang dapat membangun ke arah yang lebih baik lagi.

    apabila seorang pemimpin sudah mampu mengendalikan diri sendiri dan memahami dasar-dasar tersebut, maka dalam menghadapi segala masalah dan rintangan yang ada di depan mata akan lebih terasa mudah dan siap serta mampu untuk melakukan koreksi terhadap segala keputusan yang diambil.

    dewi rosmawati
    2601120900010

    BalasHapus
  54. modal pemimpin dalam pengendalian diri adalah :
    1.disiplin
    2.jujur
    3.loyalitas
    4.tanggung jawab
    5.percaya diri

    Disiplin akan membuat seseorang menghindari pelanggaran aturan. Jujur akan menghindarkan seseorang dari niat keburukan dari diri sendiri. Loyalitas atau kesetiaan terhadap perusahaan/ atasan akan membuat seseorang bertindak hanya untuk kepentingan perusahaan/ kepentingan bersama. Rasa tanggung jawab akan membuat seseorang melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Percaya diri akan membuat seseorang mengambil keputusan dengan benar dan tepat.

    *Fajar Oktadeva Prasetya*

    BalasHapus
  55. Assalammu’alaikum…
    Isfana B. Andriyani :
    Saya sepakat dengan komentar teman-teman di atas.
    Manajer adalah orang yang melakukan lima fungsi manajemen yang utama. Pertama, majer merencanakan (Plan) apa yang akan mereka lakukan. Kemudian mengorganisasikan (Organize) untuk mencapai rencana tersebut. Selanjutnya mereka menyusun staff (Staffing) organisasi mereka dengan sumber daya yang diperlukan. Dengan sumber daya yang ada, mereka mengarahkan (direct) untuk melaksanakan rencana. Akhirnya mereka mengendalikan (control) sumber daya, menjaganya agar tetap beroperasional secara optimal.
    Dari pengertian diatas, pengendalian merupakan ujung tombak dari manajemen. Oleh karena itu seorang manajer harus dapat mengendalikan sistem, orang lain, dan yang terpenting adalah dirinya sendiri. Pengendalian diri sendiri berawal pada proses menyadari bahwa sebagai individu/manusia adalah makhluk social, yang berarti tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa bantuan berinteraksi dengan individu/manusia lainnya dan sebagai makhluk tuhan, yang berarti seseorang tersebut memiliki moral dan modal spiritual untuk mengendalikan hawa nafsu. Jadi modal awal dari pengendalian diri yaitu “sadar diri”. Selanjutnya setelah seseorang sadar akan dirinya sendiri, dia akan lebih menghargai dirinya sendiri dan orang lain. Dengan menghargai dirinya sendiri dan orang lain, seseorang tersebut akan menjadi bersikap jujur, bijaksana, disiplin, mampu mengendalikan emosi, mampu memecahkan persoalan dengan baik, dan mampu bertindak rasional.
    Terimakasih.
    wassalammualaikum..

    Isfana Bangun Andriyani
    260112090026

    BalasHapus
  56. Imas Fauziah
    260110290077
    menurut saya :pengendalian diri adalah bagaimana seseorang belajar membiasakan diri untuk mengendalikan emosinya (bisa karena terbiasa).Dengan emosi yang terkendali,secara tidak langsung dapat mengendalikan dirinya sendiri dan sistem yang ada dilingkungannya.
    Oleh karena itu,banyak masyarakat dari berbagai kalangan mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan pengendalian emosi. Karena dengan emosi yang terkendali seseorang dapat membuat keputusan dan bertindak bijaksana, dan mempersiapkan dengan matang kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang.

    BalasHapus
  57. menurut saya,memang benar apa yang dikatakan bahwa seorang manager harus mampu mengendalikan dirinya sendiri sebelum mengendalikan orang lain, karena jika seseorang mampu mengendalikan dirinya terlebih dahulu maka otomatis akan mampu melakukan fungsi-fungsi yang lain sebagai seorang manager, yaitu merencanakan, mengkoordinasika,mengarahkan,mengawasi. dan yang terakhir tersebut berupa pengawasan pengendalian dirinya terhadap diri dan orang lain, baik yang ada di atas ataupun yang ada di bawahnya.
    Intinya adalah mengendalikan diri sendiri harus dimulai dari niat yang benar-benar tulus karena dari ketulusan itu kita dapat melakukan semua hal dengan baik....
    memang sulit tapi pasti dibalik kesulitan ada kemudahan....
    terima kasih
    -purnamasari-

    BalasHapus
  58. Assalammu’alaikum

    Modal utama yang harus dimiliki seseorang untuk mampu mengendalikan diri adalah akhlak yang baik. Kemudian disusul oleh Sifat:
    1. Sabar dan tawakal dalam segala situasi.
    2. Rendah hati.
    3. Ksatria; berani mengakui kelebihan orang lain dan mengakui kesalahan/kekalahan/kekurangan diri dan siap memperbaikinya.
    4. Positive Thingking dengan keseimbangan logika dan perasaan.

    Seperti kata orang bijak,
    "Amatilah pikiranmu, karena akan menjadi ucapanmu. Amatilah ucapanmu, karena akan menjadi tindakanmu. Amatilah tindakanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu. Amatilah kebiasaanmu, karena akan menjadi karaktermu. Amatilah karaktermu, karena akan menjadi nasibmu"

    Oleh sebab itu, mengendalikan diri sangat penting bagi setiap orang, tidak terkecuali seorang manager.

    Terimakasih.
    wassalammualaikum

    -Ananda Mellyani Hidayat-

    BalasHapus
  59. Yunik Agusriani / 260112009081
    Saya setuju dengan pendapat teman-teman di atas
    Seorang pemimpin (manajer) harus terlebih dahulu mengenal dirinya sendiri agar ia mampu mengendalikan diri sendiri sebelum ia mengendalikan orang lain.
    Terkadang kita tidak mampu untuk mengendalikan pikiran dan kemauan, sehingga terjadi konflik dalam diri.Setiap hari pasti ada konflik kecil dalam diri kita. Bahkan untuk urusan bangun tidur saja kita sudah mengalami konflik diri, ada satu bagian yang berkata, ”Hei... sudah pagi. Sudah waktunya bangun, shalat, dan siap-siap pergi ke kampus”, dan ada bagian yang satu lagi berkata, ”tidak perlu bangun sekarang. Lima menit lagi lah. Kan tadi malam kamu tidurnya cukup larut malam. Kalo ditambah lima menit kan nggak apa-apa”.
    Terdapat beberapa cara untuk mengendalikan diri
    1. Mengendalikan diri dengan fondasi keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dengan iman dan taqwa, hidup kita akan lebih terarah karena kita memiliki pedoman hidup.
    2. Pengendalian diri dengan menggunakan kesadaran. Kita sadar saat suatu bentuk pikiran atau perasaan yang negatif muncul. Pada umumnya orang tidak mampu menangkap pikiran atau perasaan yang muncul. Dengan demikian mereka langsung lumpuh dan dikuasai oleh pikiran dan perasaan mereka.
    3. Perenungan dan kesabaran. Saat kita sudah tidak tahan dan dikuasai emosi, coba lakukan perenungan dan usahakan tidak larut dalam emosi. Tanyakan pada diri sendiri, misalnya :
    • Apa sih untungnya saya marah?
    • Apakah benar reaksi saya seperti ini?
    • Mengapa saya marah ya? Apakah alasan saya marah ini sudah benar?
    Dengan melakukan perenungan kerap kali kita akan mampu mengendalikan diri. Jadi, saat kita melakukan perenungan atau berpikir secara mendalam maka kadar kekuatan emosi atau keinginan kita akan menurun.
    4. Terbentuknya karakter seseorang berawal dari keluarga dan lingkungan sekitarnya, oleh karena itu lingkungan sangat berpengaruh terhadap seorang individu untuk bertindak.

    BalasHapus
  60. Tampaknya kita sepakat bahwa untuk menjadi seorang pemimpin (dalam skala apapun) kita perlu mempunyai kemampuan pengendalian diri. Setelah anda renungkan, pikirkan, kemudian langkah awal apa yang akan anda tempuh untuk mewujudkan diri sendiri menjadi sosok yang mampu mengendalikan diri sendiri?

    BalasHapus
  61. Assalamualaikum...
    Menurut saya : memang benar bahwa modal dari seorang manajer adalah pengendalian diri. Pengendalian diri sangat penting,karena seorang manajer harus bisa memimpin bawahannya, selain itu agar bisa mengatur jalannya suatu organisasi. bagaimana bisa seorang manajer mengendalikan bawahannya, jika belum bisa mengendalikan dirinya sendiri.
    Pengendalian diri tentunya harus diawali dengan keimanan dan pengetahuan agama, itu cara yang paling utama supaya kita dapat mengendalikan diri, selain itu selalu berfikir positif, mampu menahan emosi diri. selalu menghormati diri sendiri dan tentunya juga menghormati orang lain.
    Langkah awal yang saya akan lakukan, agar dapat menjadi sosok yang mampu mengendalikan diri sendiri yaitu tidak berhenti untuk selalu belajar. Belajar, bukan hanya harus di sekolah atau di universitas, melainkan belajar dari sekeliling kita. Tentunya ditambah lagi dengan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Belajar menghormati dan menghargai oranglain serta lebih menahan emosi, walaupun susah tapi harus saya coba sedikit demi sedikit.
    Terimakasih...

    Nurlela
    260112090001

    BalasHapus
  62. saya setuju dengan pernyataan bapak dan pendapat teman2 diatas

    diamana penegndalian diri itu sangat penting dimiliki oleh seorang manejer..
    seorang manejer yang baik harus memiliki penegdalian diri, dimana hal ini bisa dimulai dari pribadinya sendiri..
    menurut saya yang menjadi dasar utama dalam pengendaliaj diri tersebut adalah deengan memiliki sikap;
    @. disiplin terutama pada diri sendiri terlebih dahulu
    @. sikap jujur pada diri sendiri dan apada orang lain
    dengan begitu maka pasti seorang manejer tersebut bisa manjadi teladan..

    BalasHapus
  63. mungkin langkah awal yang saya akan coba adalah untuk mencoba dari diri sendiri untuk bersikap jujur..
    disiplin..
    berfikir positif pak..

    BalasHapus
  64. Rinnie M

    Saya setuju dengan pernyataan bapak "Salah satu persyaratan seseorang manager adalah kemampuan mengendalikan diri".

    sehingga, yang menjadi modal utama seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri adalah mereka harus mampu me"manage" diri mereka sendiri dengan jalan selalu menanamkan "POSITIVE THINKING" dalam segala pilihan dan tindakan yang mereka lakukan. sehingga tanpa disadari akan timbul rasa engendalian diri dalam diri mereka.
    Terima Kasih

    Rinnie Martdianthi (A)
    260112090022

    BalasHapus
  65. langkah-langkah yang akan saya lakukan untuk menjadi pribadi yang mampu mengendalikan diri adalah:

    1. memperbaiki kepribadian atau akhlak, mendekatkan diri kepada ALLAH

    2. introspeksi diri

    3. belajar untuk menghargai orang lain..pada dasarnya semua manusia adalah sama sehingga kita harus menghargai orang lain seperti kita menghargai diri sendiri.

    BalasHapus
  66. menurut saya, utk mewujudkan diri sendiri mampu mengendalikan diri, pertama sekali kita hrs mngetahui apa saja pribadi kita yg msh perlu utk dibenahi. jika tdk bs m'introspeksi diri, tdk apa2 utk mnanyakan kpd org2 tdekat yg ada di sekitar kita. dgn begitu, kita akan lbh tepat sasaran dlm mencapai pengendalian diri yg kita inginkan.
    terima kasih....

    BalasHapus
  67. pada dasarnya semua orang harus mampu mengendalikan diri. karena kita hidup bersosialisasi dengan banyak orang (pastinya...
    beberapa hal yang harus dilakukan untuk dapat membentuk pribadi yang mampu mengendalikan diri adalah mengetahui seperti apa pribadinya....ubah attitute kearah yang lebih baik....dengan cara mendekatkan diri dengan Tuhan,,,mengintrospeksi dirinya....dan mau mendengarkan masukan dari orng lain...
    intinya mah..asal kita mau berubah menjadi orang yang lebih baik..pasti kita menjadi pribadi yang mampu mengendalikan diri...

    sekian dan terima kasih..

    BalasHapus
  68. langkah awal yang akan ditempuh ya

    ....LAKUKAN....

    lakukan dengan penuh kesadaran dan komitmen..
    seperti di postingan sebelumnya,
    walaupun itu sulit, tapi mungkin, dan pasti bisa..

    bismillah

    BalasHapus
  69. menurut saya, langkah yang akan saya lakukan untuk menjadi sosok yang mampu mengendalikan diri sendiri adalah, selain dengan saran-saran yang telah disampaikan oleh rekan yang lain, yang diperlukan untuk suatu pengendalian diri adalah dengan mengenal kelebihan dan kekurangan diri sendiri, serta peran diri di lingkungannya. setelah mengetahui kekurangan diri, maka perlu dilakukan usaha memperbaiki kekurangan tersebut.

    BalasHapus
  70. Langkah awal yang harus dilakukan yaitu...
    Mendisiplinkan diri sendiri dahulu untuk mewujudkan pribadi yang memiliki keteraturan. Keteraturan membuat kita juga "teratur" ketika berada dalam suatu komunitas. Sekian dan terima kasih.
    Eva Roma Ida

    BalasHapus
  71. langkah awal yang akan saya tempuh untuk menjadi pribadi yang mampu mengendalikan diri adalah:


    1. yang pasti harus menjaga emosi..
    2. berfikir positif
    3. mengerti apa kelebihan dan kekurangan diri sendiri
    4. selalu menghargai dan menghormati diri qta sendiri..

    saya + Tuhan = cukup
    hehe..

    meidina Fitriani
    260112090091

    BalasHapus
  72. Saya setuju dengan pendapat teman-teman saya,,,
    modal yang harus dimiliki oleh seorang manajer untuk mengendalikan diri adalah :
    1.Keyakinan kepada tuhan, karena dengan meyakini adanya tuhan maka kita akan lebih baik dalam menahan diri sebab kita yakin tuhan akan selalu tahu apa yang kita kerjakan sehingga kita akan melakukan perintah dan menjauhi larangan tuhan.
    2. Mengenali diri kita sendiri, sebab dengan kita mengenali diri kita sendiri, kita akan mengetahui kelebihan dan kekurangan kita.sehingga kita dapat menginstropeksi diri.
    3. Mengenali lingkungan disekitar kita.sebab dengan mengetahui seperti apa lingkungan kita dan bagaimana aturan2 yang berlaku di sekitar kita, membuat kita lebih mawas diri dalam mengendalikan diri.

    BalasHapus
  73. Pengendalian diri adalah hal yang paling penting dalam setiap aspek kehidupan manusia...

    Bukan hanya dalam hal resmi, namun dalam setiap pergaulan dari masing-masing kita..

    Langkah awal yang dapt kita lakukan untuk pengendalian diri...gampang...

    cuma DUDUK,,DIAM,,DENGARKAN SEKELILINGMU,,
    lalu ACTION.....

    BalasHapus
  74. Saya setuju bahwa untuk mengendalikan diri adalah kita harus mampu mengendalikan diri...
    langkah kongkrit yang saya lakukan adalah
    Dengan mendisiplinkan diri terlebih dahulu, karena dengan disiplin kita akan lebih terarah dan mampu me-manage segala sesuatunya menjadi lebih baik dan memberi contoh baik kepada orang lain. seperti bangun pagi dengan teratur, menjadwalkan segala sesuatunya dengan teratur dan menjalankannya sesuai jadwal.

    BalasHapus
  75. Ratih Saputri

    Suatu menager yang baik harus mampu mengendalikan diri sendiri dahulu sebelum mengendalikan diri sendiri...
    hal ini dikarenakan suatu manager adalah sosok pemimpin dalam suatu sistem yang harus menjadi contoh bagi bawahannya.
    menejemen yang paling terkecil dan yang paling sulit dikendalikan adalah menejemen untuk diri sendiri, jika seorang manager telah dapat mengendalikan dirinya, maka akan dapat mengendalikan sistem yang dibawahinya dengan baik.

    Langkah awal yang harus dilakukan untuk mengendalika diri sendiri adalah:
    1. Diawali dengan niat yang baik
    2. kemauan untuk berubah
    3. perubahan sikap ke arah yang positif
    seperti : disiplin, jujur, bertanggung jawab,
    serta profesional dalam segala hal.

    BalasHapus
  76. Langkah awal yang akan saya lakukan adalah berusaha mengenali diri saya sendiri, yang berarti memahami kekurangan dan kelebihan yang saya miliki, sehingga dalam bertindak saya akan selalu berhati-hati, kemudian saya akan berusaha menempatkan diri saya sesuai dengan lingkungan saya berada agar dapat tercipta hubungan yang harmonis dengan orang lain, dan selalu memotivasi diri saya sendiri agar dapat menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya

    demikian pendapat dari saya....

    Dinda Anggiyana
    2601120900007

    BalasHapus
  77. langkah untuk mengendalikan diri....
    menyadari apa yang ada di diri kita baik kekurangan atau kelebihan diri kita..langkah berikutnya menerapkan dalam kehidupan,yang paling penting meyakini bahwa kita bisa mengendalikan diri kita...
    YOU CAN IF YOU THINK YOU CAN......

    BalasHapus
  78. pengendalian diri berawal dalam diri sendiri, memang hal yang sangat penting dan sangat mendasar bagi setiap orang. Dalam masing-masing personal pengendalian diri memang telah dimiliki, namun tergantung bagaiman cara masing-masing memunculkannya ke permukaan. Tanpa pengendalian diri dapatkan seseorang hidup???Pada dasarnya mulai dari bangun tidur sampai kita tidur kembali, semua aktifitas kita lakukan dengan pengendalian diri. Manusia yang normal tentunya menginginkan hidup yang enak, banyak uang, foya-foya dsb, namun hal tersebut tidaklah didapatkan tiba-tiba hanya dengan duduk-duduk santai saja, tapi harus dengan usaha yang tentunya dilandasi pengendalian diri.

    BalasHapus
  79. Saya setuju hal utama sebagai manajer adalah pengendalian diri, hal tersebut bisa membuat suatu perubahan besar bagi dirinya sendiri dan umumnya untuk orang disekitarnya. Akan tetapi dalam proses pengendalian diri diperlukan suatu sikap atau emosi yang terkontrol. Karena emosi merupakan hal dasar yang keluar dari diri sendiri.
    Bila emosi dirinya telah ter kendalikan, makan manajer tersebut bisa mengendalikan suatu sistem.
    Selain itu jangan lupa hal utama yang menjadi pendorong dari semuanya yaitu Tuhan dan keluarga.

    BalasHapus
  80. sependapat dengan teman2 yg lain..
    seorang manajer harus memiliki kemampuan mengendalikan diri sendiri, karena seorang manajer akan mengendalikan suatu perusahaan, mengendalikan bawahannya, dan seorang decision maker. langkah awal yg dilakukan untuk mengendalikan diri nya adalah berpikir positif. percaya diri, sehingga kita berani mengambil keputusan. mudah bersosialisasi dan mudah menempatkan dirinya dalam hubungan sosial masyarakat.

    giska miranti(2601120900019)

    BalasHapus
  81. Langkah awal untuk pengendalian sebagai pemimpin adalah kita mampu mengendalikan diri sendiri, yaitu mengendalikan emosi diri kita. Dengan kata lain kita mampu mengetahui dan menshukuri kelebihan dan kekurangan diri kita.
    Hal lainnya yaitu, kita mampu untuk memilih mana yang terbaik mana yang tidak bagi kelangsungan kehidupan untuk mewujudkan pengendalian diri.

    BalasHapus
  82. Sebelum bisa mengatur dan menjadi seorang manager bagi orang lain, maka kita harus bisa memanage diri sendiri, mengendalikan diri, mengenali apa kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh diri kita. Mulai dari tingkah laku kita sehari-hari dari hal yang paling kecil sampai hal terbesar, dengan cara disiplin, jujur, berani mengmbil keputusan. Apakah semua rekan-rekan siap untuk menjadi seorang manajer?

    BalasHapus
  83. langkah awal....
    berfikir positif..
    mencoba mengendalikan emosi....
    yakin bahwa kita bisa...

    BalasHapus
  84. langkah awal yang dilakukan..
    menata diri...
    -introsfeksi diri
    -berfikir positif
    -dapat menahan emosi
    -mencoba bersikap jujur dalam hal sekecil apapun
    -yakin bahwa kita bisa

    BalasHapus
  85. "Mengenali kemampuan dan kekurangan diri kita sendiri"

    Itu langkah awal yang diambil dalam pengendalian diri.
    Kenapa?
    Karena lawan yang kita hadapi dalam pemgendalian diri adalah DIRI SENDIRI. Dengan mengetahui kekurangan dan kemapuan kita maka kita dapat mengalahkan sifat buruk dan ego kita yang dapat merusak kemampuan yang kita miliki. Jadi kalo kita bisa mengalahkan sifat buruk itu, maka 50% usaha kita untuk mengendalikan diri udah berhasil.

    Nah..untuk melengkapi 50% usaha kita, mulailah dengan "membiasakan diri". Kan banyak oranga yang bilang "ala bisa karena biasa". Jadi, kalo kita udah membiasakan diri, ya..itu bukan hal sulit lagi bagi kita untuk mengendalikan diri. ^_^


    Elsya Kurnia Lestari
    260112090107

    BalasHapus
  86. Assalamualaikum....menurut saya yang dapat dijadikan modal untuk mengendalikan diri adalah kemampuan seorang manager dalam menyeimbangkan kemampuan emotinal Quetion dan spiritual Quetion..jadi setiap dalam tindakan kita yang dipengaruhi oleh emotional harus didasari oleh kemampuan kita menyeimbangkannya dengan spritualnya agar emotional tidak melebihi batasnya… dengan demikian setiap tindakan kita harus dikembalikan kembali ke spiritual kita….insya Allah kita mampu mengendalikan diri….

    BalasHapus
  87. Ari Puspita Wardhani
    260112090048

    Langkah awal untuk mengendalikan diri sendiri adalah..
    1. Mengetahui kemampuan diri sendiri. Dengan mengetahui kemampuan diri sendiri maka kita dapat mengetahui ke arah mana potensi tersebut dapat kita kembangkan. Olehkarena itu semakin kita mengenal diri kita sendiri maka kita akan mengetahui kemampuan tersebut.
    2. Lakukan dengan niat yang kuat. Proses pengendalian diri tidak akan terpisah dari suatu niat bahwa apayang akan kita lakukan merupakan suatu jalan yang dipenuhi suatu tanggung jawab.
    Untuk itu lakukanlah dengan niat yang kuat dan tulus sehingga proses pengendalian diri ini dapat berjalan dengan baik.

    Terimakasih...

    BalasHapus
  88. assalamualaikum..
    di mulai dengan bismillah... niat dan tujuan yang baik n ikhlas untuk jadi seorang manager.. trutama kita harus dapat mengendalikan diri kita dan emosi yangb dibarengi dengan tanggung jawab. insya alloh hasilnya juga baik...

    BalasHapus
  89. Langkah awal yang akan sy lakukan diawali dengan TEKad yang kuat(Dibekali dgn niat yg baik tentunya)..selebihnya BERTINDAK,,,BERTINDAK N BERTINDAK..

    BalasHapus
  90. Langkah awal yang diperlukan dalam pengendalian diri adalah sikap disiplin. Sikap disiplin termasuk ke dalamnya disiplin waktu, disiplin diri, dll menjadi suatu kebiasaan yang diperlukan untuk pembentukan karakter diri sendiri.

    Bila hal tersebut sudah termasuk, maka jika kita diperahadapkan pada suatu situasi yang memerlukan suatu keputusan dan pilihan, maka dengan sikap pengendalian diri, kita akan memberikan keputusan yang tepat, tentunya dengan melihat baik-buruknya suatu keputusan tersebut.

    Untuk itu, marilah kita membiasakan diri terlebih dahulu, sehingga menumbuhkan setiap karakter yang diperlukan dalam bermasyarakat.

    BalasHapus
  91. Tampaknya kita sepakat bahwa untuk menjadi seorang pemimpin (dalam skala apapun) kita perlu mempunyai kemampuan pengendalian diri. Setelah anda renungkan, pikirkan, kemudian langkah awal apa yang akan anda tempuh untuk mewujudkan diri sendiri menjadi sosok yang mampu mengendalikan diri sendiri?

    pengendalian diri hrus dimulai dari kepercayaan qt thd Allah SWT.. Setelah itu,, kita harus bisa menghargai orang lain, berusaha untuk tidak sombong,, dan mempunyai niat untuk merubah diri menjadi sosok yang lbh bisa mengendalikan diri.

    BalasHapus
  92. langkah awal,,,
    memahami diri sendiri dengan mengatahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki diri sendiri.
    Selain itu juga berfikir positif atas apa yang akan dilakukan.

    BalasHapus
  93. dari sekian banyak pendapat tentang pengendalian diri, saya mengambil kesimpulan bahwa menendalikan diri adalah menjaga hati/menjaga perbuatan dan hati-hati dalam mengambil suatu tindakan/keputusan, jangan sampai tindakan tersebut merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain.

    BalasHapus
  94. asslm..

    Langkah awal untuk melakukan pengendalian diri adalah dengan mengetahui kemampuan diri, mengetahui kelebihan dan kekurangan diri kita.
    Dengan kita mengenal kemampuan diri, maka kita dapat lebih menguasai emosi kita.

    makasih
    _Teti Nurbaeti S. ('20)

    BalasHapus
  95. hal pertama yang mesti dilakukan adalah kenali dulu diri kita sendiri, lalu jujur lah pada diri sendiri tentang semua sifat baik maupun buruk diri kita. dengan begitu kita bisa mengontrol diri kita, dan bisa mengendalikan kita.
    seperti kata pepatah, "kenali dulu medannya sebelum kita berperang"

    BalasHapus
  96. assalamu alaikum..
    menurut saya, modal utama dalam pengendalian diri adalah percaya diri, mampu mengendalikan emosi diri, selalu berpikir positif dan bisa bersikap bijaksana dalam menghadapi setiap masalah.

    Langkah awal dalam pengendalian diri adalah mengenali pribadi diri sendiri, sehingga timbul rasa kepercayaan diri untuk menjadi seorang manager.

    -ike wulandari zaldy_260112090021-

    BalasHapus
  97. modal untuk seseorang untuk mampu mengendalikan diri adalah kita selalu yakin terhadap diri sendiri,,dengan semua kelebihan dan keterbatasan yang kita miliki, dengan kepercayaan diri, serta tentu saja keyakinan kepada Allah, swt.
    selanjutnya bagaimana kita dapat mengatur dua sisi dalam diri kita yang saling bertentangan menjadi sesuatu hal yang lebih positif.

    BalasHapus
  98. langkah awal yang harus saya tempuh untuk mewujudkan diri sendiri yang mampu mengendalikan diri adalah percaya diri bahwa diri kita mampu untuk melakukannya dan berusaha dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan bahwa kita bisa...!!!

    BalasHapus
  99. Untuk dapat memimpin orang lain kita harus dapat memimpin diri sendiri, dalam artian mengendalikan diri.
    Langkah awal yang harus dilakukan untuk mewujudkan sosok yang mampu mengendalikan diri adalah mendekatkan diri dengan Tuhan…. Selanjutnya kita harus lebih mengenal diri sendiri, baik itu kelebihan maupun kekurangan kita. Sehingga kita dapat mempertahankan kelebihan kita dan terus belajar untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan kita.

    BalasHapus
  100. Langkah awal yang akan saya ambil adalah mengenali diri saya sendiri secara utuh, sehingga dengan demikian saya akan tahu bagaimana cara mengelola sikap dan emosi saya..

    -Dhini Pradipta S.-
    260112090024

    BalasHapus
  101. Menurut saya, modal yang diperlukan untuk dapat mengendalikan diri adalah setiap orang harus memiliki prinsip hidup serta visi dan misi. Sehingga ia bisa mengendalikan dirinya sesuai dengan prinsip hidupnya.
    Langkah awal yang dapat dilakukan adalah dengan merefleksikan diri serta apa yang telah dilakukan sehingga dapat mengendalikan dirinya sendiri.
    Kamelia

    BalasHapus
  102. Lgkh awal ny mnrt sy..ktaatan thdp yg kt yakini, disiplin dlm brbgai aspek kehidupan ( trutama disiplin wkt, baik dlm bribdah & bkrja, etc ), mnerima konsekuensi ats plhn & kputusan yg baik utk kt dn tdk mrugkn org lain, introspeksi diri, mau blajar, mningktkn motivasi & kmmpuan, brusaha dg sgh2, tdk mdh pts asa, sbr dn ikhlas.

    Lakukan dr diri sendiri, lakukan dr hal yang kecil, lakukan dr skarang...

    BalasHapus
  103. Saya akan mengawali dengan mencari tahu segala sesuatu tentang diri saya sendiri. Setelah mengenali kelebihan dan kelemahan diri sendiri, saya akan menyusun strategi pengendalian diri yang sesuai dengan profil saya. Strategi tersebut tidak perlu sempurna, malah sebaiknya sedikit dan sederhana saja, tetapi harus segera dilaksanakan. Selanjutnya perlu dilakukan evaluasi dan introspeksi diri. Apabila ada hal-hal yang kita langgar maka harus ada hukuman yang diterapkan

    BalasHapus
  104. Isfana B. Andriyani :
    Langkah awal yang akan saya tempuh untuk menjadi sosok pribadi yang mampu mengendalikan diri sendiri adalah :
    1. Menyadari bahwa setiap ucapan dan perbuatan selalu diamati oleh Alloh SWT
    2. Berkomitmen terhadap diri sendiri untuk menjadi pribadi yang mampu mengendalikan diri sendiri
    3. Bersabar dalam menghadapi setiap keadaan yang tidak mengenakan atau tidak sesuai dengan yang diinginkan
    4. Menghargai diri sendiri dan orang lain

    Mudah-mudahan jika kita menerapkan hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari, kita akan menjadi sosok pribadi yang mampu mengendalikan diri sendiri.

    Terimakasih.
    Wassalammualaikum Wr.Wb

    ISFANA BANGUN ANDRIYANI
    260112090026

    BalasHapus
  105. Yang menjadi modal untuk mampu mengendalikan diri adalah keimanan kita terhadap Allah SWT, selalu berpikir optimis namun tidak egois, dan berdisiplin diri sesuai dengan kaidah yang berlaku di lingkungan masyarakat...

    Langkah awal untuk dapat mengendalikan diri adalah selalu diawali dengan niat yang baik, kemudian menjalankan dan mewujudkan niat tersebut ..

    Rully_260112090028

    BalasHapus
  106. Menjadi seorang pemimpin atau menejer harus mampu mengarahkan anak buahnya.
    Sebelum menjadi seorang menejer yang mengatur orang lain, kita harus mampu mengatur diri kita sendiri lebih dahulu, yaitu pengendalian diri.

    Hal utama yang harus ada adalah cita-cita atau tujuan hidup yang akan kita capai, kemudian adanya kemauan yang kuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Selain itu kita juga harus selalu berdoa kepada Allah swt. Agar apa yang kita lakukan diberkahi.

    Modal lain yaitu mengenali pribadi kita sendiri yaitu kelemahan dan kelebihan kita sehingga kita dapat introspeksi diri, jujur, disiplin, bertanggung jawab

    DEWI DIANASARI 260112090006

    BalasHapus
  107. dewi dianasari
    26011209006

    Modal utama adalah berdoa kepada Allah swt dan selalu berpikir positif. hal lain yaitu mengenali pribadi kita sendiri yaitu kelemahan dan kelebihan kita sehingga kita dapat introspeksi diri, jujur, disiplin, bertanggung jawab

    Tekad, semangat, dan kemauan yang keras untuk mewujudkan cita-cita pribadi juga menjadi penunjang proses pengendalian diri kita

    BalasHapus
  108. mengendalikan diri adalah dengan mengenal diri kita sendiri.. mengenal bagaimana kelebihan yang ada dalam diri kita mampu menutupi kekurangan yang ada sehingga kata "cukup" pun mampu menghiasi setiap langkah kehidupan kita.. dengan "cukup" maka mampu menghindarkan diri kita dari perasaan serba berkekurangan yang terkadang membuat kita lupa untuk melakukan pengendalian diri..

    modal awal untuk pengendalian diri adalah dengan mengenal diri kita sendiri tentunya ^^

    R.Nisa Armelia
    260112090018

    BalasHapus
  109. Ferry :
    untuk dapat mengendalikan diri, kita harus mampu bersikap IKHLAS...

    BalasHapus
  110. bagi saya, sebagai langkah awal pengendalian diri adalah :
    1. introspeksi diri, pahami kurang dan lebih diri sendiri; dilanjutkan dengan membuka diri, meminta pendapat orang lain, tentang diri kita;
    2. konsolidasi, dgn berkumpul, berdiskusi dengan orang lain, kita akan belajar untuk mampu mengendalikan diri.

    *Hidup adalah proses belajar untuk jadi lebih baik.

    BalasHapus
  111. Bismillah..

    Mengendalikan diri berarti memposisikan diri. Atau saya lebh senang menyebutnya membenarkan posisi, yaitu terhadap norma dan syariat Allah SWT sehingga tidak keluar dari batas kewajaran dan fitrah kita sebagai manusia. Modal atau prinsip2 dlm pengendalian diri, misalnya :

    1. Prinsip kemoralan. Teman2 sebelumnya sudah bnyk m'bahas ttg ini. Saat ada dorongan hati untuk melakukan hal2 yg negatif, coba larikan ke rambu2 kemoralan. Apakah yg kita lakukan ini sejalan atau b'tentangan dgn norma2 agama?

    2. Prinsip kesadaran. Kita sadar saat bentuk pikiran negatif muncul sehingga kita dapat lebih cepat utk mengantisipasinya.

    3. Prinsip perenungan. Dgn kita melakukan perenungan, tentu kita akan mampu utk mengendalikan diri. Prinsipnya sederhana. Saat emosi kita aktif, dengan perenungan atau b'pikir secara mendalam, kekuatan emosi kita akan menurun dan logika kita akan kembali jalan.

    4. Prinsip kesabaran. Sayakira point ini cukup jelas dan cukup sulit dilakukan, hehe

    Langkah awal untuk menjadi pribadi yg mampu mengendalikan diri ya tinggal "lakukan" saja. Jangan hanya dipikirkan, didiskusikan, tp segera lakukan dengan cara berlatih dan berlatih agar dapat menjadi manusia yg mampu mengendalikan diri. Mungkin salah satu tips nya dgn b'puasa.

    Wallahualam.

    BalasHapus
  112. langkah awal yang akan saya lakukan agar menjadi pribadi yang bisa mengendalikan diri adalah dengan NIAT untuk mengintrospeksi diri lebih baik, dan meLAKSANAKAN apa yang telah kita niatkan dengan sungguh2...
    karena terkadang, kita hanya semangat ketika merencanakan suatu perubahan tanpa ada langkah nyata. Dengan mewujudkan niat, kita telah benar2 menapaki suatu langkah yang berarti..
    dan jangan pernah berhenti meminta kepada Allah SWT agar smua yang kita kerjakan mendapat ridho-Nya...
    amin..

    terimakasih
    .LINDA DEWI HERWINA.

    BalasHapus
  113. menurut saya pak,,
    modal bagi seseorang agar mampu mengendalikan diri adalah ilmu pengetahuan,yaitu pengetahuan umum dan agama,,selain itu pengalaman, kerja keras, dan memiliki etika dalam bersosialisasi,,,

    terima kasih...

    BalasHapus
  114. menurut saya langkah awal untuk bisa mngendalikan diri yaitu menjadi diri sendiri apa adanya dengan memahami kelebihan dan kekurangan sendiri, yang bisa mengendalikan diri kita adalah diri kita sendiri

    BalasHapus
  115. Assalamualaikum

    Manajemen pengendalian diri
    • Mengenal potensi diri sendiri, kekuatan dan kelemahan.
    • Menganalisa pengaruh orang sekitar dan lingkungan terhadap diri kita meliputi kesempatan dan ancaman.
    • Menetapkan arah dan tujuan serta aturan hidup untuk dijalani sendiri dan mandiri, serta berkomitmen untuk mematuhinya.
    • Belajar dari pengalaman yang diperoleh dan dialami untuk menjadi lebih baik.

    Langkah konkret
    • Bertekad untuk berkomitmen menjalankan manajemen pengendalian diri yang telah ditetapkan sendiri.
    • Tetap memiliki tujuan hidup yang tegas dan berazam, serta terus memotivasi diri untuk berkembang.
    • Membulatkan niat untuk hidup dijalan kebaikan sesuai keinginan Tuhan.
    • Tawakal dalam segenap usaha dan upaya yang diiringi dengan doa, kedekatan dengan Tuhan, dan meneladani tuntunan Rasul.
    • Tekun serta rajin dalam segenap usaha dan upaya walaupun hasilnya belum tampak nyata.
    • Disempurnakan dengan kedisiplinan dan kesinambungan agar semangat dan roda kehidupan tetap bergairah.

    Tantangan
    • Mawas diri terhadap setiap ancaman dan berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan dengan analisa yang komprehensif.

    Kontrol
    • Evaluasi dalam kesesuaian dengan pencapaian tujuan dan introspeksi dalam setiap tindakan dan perilaku, walaupun ada maupun tidaknya masalah yang ditimbulkan daripadanya.

    Pelengkap kesempurnaannya
    • Ibadah hablum mina Allah, tawakal dan istiqomah hanya pada Tuhan dan ajaran-Nya
    • Muamalah Hablum mina annas, dalam setiap tindakan sosial, komunikasi, organisasi dan manajerial.

    Trim's Muhammad Nur Abdillah

    BalasHapus
  116. menurut saya, langkah awal yang harus dilakukan adalah memamntapkan hati, meneguhkan keinginan, dan mewujudakna segala rencana dengan bertidak.

    BalasHapus
  117. Langkah awal yg perlu dilakukan adalah menentukan VISI kedepan yang ingin dicapai, sehingga kita mempunyai pegangan dan landasan diri.

    BalasHapus
  118. Seperti yang telah dijelaskan sblmnya,,,langkah awal untuk mewujudkan diri sendiri menjadi pribadi yang mampu mengendalikan diri adalah evaluasi diri, lalu positif thinking dan selalu berusaha menjawab tantangan yang ada dalam kehidupan, karena berbagai kesulitan dalam hidup adalah guru terbaik yang dapat menempa kita untuk dapat mengendalikan diri. Sellain itu kenali dengan baik lingkungan di sekitar kita,,kenali berbagai karakter manusia, karena dengan begitu akan membuat kita semakin memahami posisi kita dalam masyarakat, sehingga kita akan selalu senantiasa berfikir terlebih dahulu dan berhati-hati dalam melakukan tindakan.....

    _Dessy Pratiwi_33

    BalasHapus
  119. menurut saya langkah awal agar dapat mengendalikan diri adalah dimulai dari sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari, mampu bergaul dengan lingkungan sekitar serta bersifat sederhana.

    BalasHapus
  120. nuraeni

    seorang pemimpin memang harus memiliki pengendalian diri misalnya disiplin dan kemauan yang keras. Semakin baik pengendalian diri yang dimiliki maka probabilitas kesuksesan pun lebih tinggi.

    BalasHapus
  121. Assalamu'alaikum Wr Wb..

    kata pertama yg ingin saya ucapkan ketika mengikuti diskusi ini adalah "luar biasa". Bagaimana tidak,sebelum komentar yang saya ucapkan,telah terdapat 91 komentar yang telah diposkan oleh rekan-rekan tentang cara pengendalian diri. Padahal tema yang dibahas adalah baru salah satu bagian dari hal-hal yang diperlukan untuk menjadi seorang manajer. Mampu mengendalikan diri, adalah hal pertama yang harus dilakukan,karena memang bagaimana kita bisa mengatur orang lain jika mengatur diri kita sendiri saja tidak mampu.

    Semua sepakat bahwa mampu mengendalikan diri adalah hal yang mutlak dikuasai oleh seorang manager. Menurut saya, hal awal yang harus dilakukan adalah :

    === Memantapkan niat ===

    Berniat, adalah suatu hal yang tidak sulit untuk dilakukan, karena kita hanya menegaskan dalam hati tentang apa yang akan kita lakukan sebelum kita melakukan sesuatu. Setiap orang akan mendapatkan hasil seperti apa yang dia niatkan, oleh karena itu jika niat awal yang kita lakukan tidak sungguh-sungguh, maka hasilnya pun tidak akan sempurna, saya pikir hal ini juga berlaku jika kita ingin dapat mengendalikan diri kita.

    Langkah berikutnya adalah istiqomah dalam menjalakan niat kita tersebut. Setelah itu kita harus mulai belajar untuk mengenali diri sendiri sedikit demi sedikit, mulai dari yang kecil dan mulai dari sekarang.

    terima kasih,semoga bermanfaat untuk kita semua.

    Wassalamu'alaikum Wr Wb.

    BalasHapus
  122. langkah awal untuk menjadi seorang pemimpin harus mampu mengendalikan diri, yaitu dengan mengendalikan emosi, yakin dengan kemampuan diri, bisa menempatkan diri, disiplin dalam segala aspek, jujur dalam bertindak dan yang pasti jangan lupa berdoa kepada ALLAH SWT.,

    BalasHapus
  123. asw.pak,
    kalu menurut saya setelah kita telah mengendalikan diri, maka langkah selanjutnya adalah menyadari potensi diri dan mulai mengatur visi misi kedepan, sehingga tidak terjadi tabrakan atau kontradiktif dalam perjalanan kedepan, karena kita mengetahui apa yang lebih dalam diri kita. Setelah kita melakukan dua hal di atas maka langkah selanjutnya adalah lakukan sekarang dan dari hari yang kecil, karena sebesar apapun rumah, dia dimulai dari sebongkah batu bata yang kecil dan disusun rapi.
    Maksih pak..

    BalasHapus
  124. Langkah awal yang saya lakukan adalah percaya, karena saya yakin besar-kecilnya keberhasilan ditentukan oleh besar kecilnya kepercayaan saya. dan percaya bahwa saya lebih baik daripada yang saya kira.

    BalasHapus
  125. Ass. Wr. Wb

    Menurut saya mengendalikan diri yaitu termasuk mengendalikan ego, mengendalikan emosi, mengendalikan rasa iri, mengendalikan kemalasan.
    Mengendalikan diri juga termasuk tidak memikirkan keuntungan diri sendiri, tidak membeli sesuatu hanya karena kesenangan dan keinginan semata, tidak takut salah dan kalah, tidak mengundur - undur segala hal yang harus diselesaikan sekarang, dan lainnya.

    Pengendalian diri sangat berperan untuk menjadi seorang pemimpin (manajer) untuk mencapai suatu kesuksesan atau keinginan yang ingin kita capai..
    Semoga kita semua dapat menjadi pribadi yang dapat menendalikan diri..

    Amiiinn..

    Wass. Wr. Wb

    Triana Yulandani
    260112090090

    BalasHapus
  126. Berpikirlah dahulu sebelum kehilangan kesabaran .
    Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya ,,
    Kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam…
    Orag dapat berbuat salah..
    Tetapi,,,,,
    Tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya..
    So..
    Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil keputusan dalam keadaan tak terkontrol.

    Salah satu kunci ketenangan jiwa dan kelancaran segala aktifitas dalam kehidupan adalah kemampuan orang dalam mengendalikan diri secara intelektual, emosional, spritual terhadap segala aspek kehidupan yang dijalaninya.
    Tapi..perlu diingat …
    Bahwa secara manusiawi, tidak ada manusia yang 100% biasa mengendalikan dirinya terhadap semua yang dihadapi. Bahkan seorang khalifah Umar yang terkenal kekuatannya memegang prinsip, pernah dalam keadaan tak dapat mengendalikan diri saat mendengar Rasulullah wafat…

    SABAR
    kata yang sederhana tetapi bengitu rumit dan sulit
    merupakan kunci kecerdasan emosi
    Kecerdasan merupakan ciri keunggulan manusia dalam memahami, memutuskan dan mengantisipasi…
    Dan seorang pemimpin di golongkan orang – orang cerdas..
    Dan dalam kehidupan kita mengenal berbagai tipelogi manusia (pemalu, pemberani,penakut,sangat perasa)
    Dan kadang kecerdasan seseorang memungkinkannya memiliki jarak pandang yang jauh, dua, atau lebih dimensi sementara orang banyak hanya mampu melihat satu atau maksimal dua dimensi.

    Ketabahan menghadapi musibah disebut sabar
    Kesabaran menghadapi godaan hidup nikmat adalah mampu menahan diri

    apapun profesi , siapaun, dimanapun kita berada tanamkanlah dalam pikiran dan hati kecerdasan intelktual, emosional, spritual untuk menjalankan kehidupan dengan cara mendekati kesempurnaan jika kita tak mampu mengerjakan secara sempurna.

    Karena shalat dan sabar adalah tiang agama,benteng dan penujuk arah kehidupan.

    BalasHapus
  127. perlu jam terbang tinggi dalam mengendalikan diri, dimulai dengan hal2 kecil yang sesungguhnya adalah hal besar yang menentukan hidup kita, untuk merasakan sukses yang orang lain hanya bisa melihat dari luar namun bagi yang merasakan sungguh merupakan perjuangan yang luar biasa

    BalasHapus
  128. Risa Nurmalia
    Menurut saya, langkah awal yang harus kita tempuh untuk mewujudkan diri menjadi sosok yang mampu mengendalikan diri sendiri adalah mau berdisiplin, baik disiplin terhadap Tuhan, disiplin terhadap diri sendiri, dan disiplin terhadap orang lain.

    BalasHapus
  129. Asw..wr..wb pak...
    secata garis besar mugnkin pendapat saya sama dengan semua yang telah didiskusikan oleh teman2 di atas..setuju akan pentingnya pengendalian diri sebagai seorang pemimpin yang pasti sebagai pemimpin diri sendiri maupun nantinya jika akan menjadi pemimpin di beberapa aspek kehidupan. adapun langkah awal yang harus ditempuh untuk menjadi sosok yang mampu mengendalikan diri menurut pendapat saya adalah gabungan dari kesadaran+niat/kemauan+keyakinan...kita harus menjalankan ketiganya dengan sinergis..kesadaran dan benar2 memahami arti pentingnya pengendalian diri..niat dan kemauan untuk bersungguh2 menjadi orang yang mampun mengendalikan dirinya..dan kayakinan bahwa kita mampu menjadi orang yang mampu mengendalikan diri dengan baik...mampu mempunyai self controling yang baik untuk kebaikan diri sendiri dan orang2 disekitar kita..
    terimakasih pak...
    ^_^
    wasslkm...

    BalasHapus
  130. yolanda:
    menurut saya langkah selanjutnya dalam meningkatkan pengendalian diri adalah merencanakan visi dan misi dalam rencana hidup kita membuat target serta berjanji akan berusaha keras agar targetb tersebut tercapai..tetapi rencana-rencana yang kita buat tidak akan tercapai tanpa minta pertolongan dari Tuhan. selain itu, sebagai makhluk sosial,kita harus senantiasa mau dikiritik dan tidak malu untuk meminta saran dan nasihat dan minta nasihat dari orang lain. semua usaha kita dalam meningkatkan pengendalian diri dimulai dari suatu kedisiplinan. agar disipln adalah awal kesuksesan..dan jangan takut untuk memulai sesuatu.
    terimakasih.

    BalasHapus
  131. pengendalian diri merupakan bagian dari personality, dan merupakn hal tersulit untuk setiap individu (apalagi yang tidak terbiasa)..pengendalian diri sendiri adalah hubungan antara perilaku (behaviour) dan kepribadian (personality),,jadi untuk dapat meningkatkan aktualisasi diri akan pengendalian diri dibutuhkan pembelajaran,,4 tipe pembelajaran yang banyak dibahas dalam ilmu manajemen,, baik manajaemen diri ataupun organisasi adalah :
    1. learning to know (iqro = bacalah ,,bisa buku ataupun berdasarkan pengalaman orang lain)
    2. learning to do ( aktualisasikan apa yang kita baca pada tahap sebelumnya
    3. learning to live together
    4. learning to be (gapai harapan dan cita dengan segala kemampuan)

    tipe pembelajaran ini merupakan awal pembentukan karakter diri dan yang paling utama dari semua langkah aktualisasi diri tersebut adalah "kejujuran",,jujur pada tuhan, pada diri sendiri, pada sesama..

    hal tersebut merupakn modal dan langkah awal tahahan pengendalian diri pada setiap individu apalagi bagi seorang manajer

    BalasHapus
  132. Bismillah..

    Cukup banyak yang sudah rekan2 lain sampaikan dan sebagian besar saya sepakat dengan yg diutarakan rekan2 d atas..

    Memang pengendalian diri adalah suatu hal yg mudah utk dilakukan tapi sulit utk dilakukan, bias jadi selama hidup kurang lebih 22 thn pun kita belum sepenuhnya dapat mengendalikan diri..

    Sekali lagi saya sepakat dengan modal pengendalian diri yg telah diutarakan oleh rekan2 lain di atas, sekedar menambahkan, kadang modal yg kita perlukan utk pengendalian diri adalah
    TAKUT
    takut yg pada tempatnya, yg seharusnya.. ilustrasi sederhananya, mana yg lbh kita takuti, Sang Pencipta atau nilai E? jawaban yg benar akan memudahkan kita utk dapat mengendalikan diri agar tidak berbuat curang saat ujian..

    kadang modal yg diperlukan utk pengendalian diri adalah
    HARAP
    Hingga akan memaksa kita utk mengutamakan yg HARUS dilakukan daripada yg INGIN dilakukan karena adanya harapan yg ingin kita wujudkan di masa yg akan dating..

    Kadang modal pengendalian diri pun cukup dengan
    CINTA
    Klise memang, namun contohnya mudah kita jumpai sehari-hari, saat papah menahan amarah saat anaknya melakukan kesalahan atau saat mamah memilih untuk menahan rasa lelah dan ngantuk demi mempersiapkan segala sesuatu utk anaknya..

    Allahu ‘alam

    BalasHapus
  133. modal bagi seseorang agar mampu melakukan pengendalian diri..., harus pintar, smart, bisa menahan emosi/ sabar dan selalu ikhlas...jangan cepat puas dan putus asa,...

    BalasHapus
  134. Langkah pertama yang harus diambil dalam melakukan pengendalian diri adalah "pengenalan diri". karena jika melakukan pengenalan diri, maka kita akan mengetahui potensi dan kekurangan diri kita. sehingga kita dapat menjadi berpikir positif dan dapat bertanggung jawab dalam melakukan sesuatu. kita juga harus bisa menginstrospeksi diri, atas apa yang telah kita lakukan.

    makasih
    Afinna N.A.

    BalasHapus
  135. dimana ada kesempatan sekecil apapun, meski kita tak merencanakannya,sebaiknya jangan disia-siakan. walau hasilnya belum tentu sebesar yang kita harapkan, tak apalah jika dimulai dari hal yang kecil, daripada sama sekali kita menunggu lama untuk hal yang belum pasti, untuk kesempatan yang belum tentu ada.

    BalasHapus
  136. menurut saya, hal yang paling penting dimiliki oleh seorang manajer adalah selain harus bisa mengendalikan diri sendiri, dia juga harus bisa menghargai diri sendiri agar orang lain juga bisa menghargai kita.
    seorang manajer haruslah memiliki sifat komunikatif sehingga bisa berkomunikasi dengan semua orang termasuk bawahannya, harus pandai mengatur waktu, dan pandai menempatkan diri di semua keadaan agar bisa berbaur dengan semua orang.
    terima kasih.

    BalasHapus
  137. Pengertian dari pengendalian diri itu sendiri adalah kemampuan menenmpatkan diri dalam berbagai situasi secara selaras, serasi dan seimbang sesuai tempatnya. Dimana hak dan kewajiban dapat tercapai.
    Dalam mengendalikan diri, seorang calon manager di tuntut untuk dapat menghormati segala norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankannya dengan baik.
    Modal dalam pengendalian diri adalah :
    1. Terlebih dahulu kita dapat memahami dan mengenal diri sendiri. Sehingga kelemahan dan kelebihan diri dapat kita kuasai
    2. Berusaha memupuk rasa percaya diri agar kita dapat fokus dengan tujuan hidup kita
    3. Memotivasi diri sendiri untuk dapat mengatasi kegagalan yang pernah didapat dan berusaha bangkit tidak meyerah.
    Dengan begitu, segala tantangan akan berani kita hadapi. dengan keyakinan bahwa semua pasti ada solusinya.
    Terimakasih

    BalasHapus
  138. mampir nich....
    oh ea,, ada sedikit info tentang kayu jabon moga manfaat dech....

    BalasHapus